Pengalaman Vhiandra menunjukkan bentuk lain: dokumen yang sulit diurus, akses kesehatan yang membutuhkan pendampingan, atau seseorang yang hanya ingin didengar.
Rosa memperlihatkan lapisan yang lebih mendasar: makanan dan tempat tinggal. Thea menunjukkan luka yang dapat menetap di dalam diri. Ruth dan Saidin mengingatkan bahwa penghormatan terhadap manusia memiliki dasar dalam tradisi agama. Sementara Watloly menguji kembali makna orang basudara ketika yang datang bukan orang yang sama dengan kita.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang Ambon sebagai rumah bagi semua orang bukan hanya soal apakah masyarakat mampu hidup berdampingan. Ia juga menyangkut apakah ruang hidup kota benar-benar dapat diakses secara setara.
Christine memilih tetap tinggal. Dari salon, ia membangun ruang kelasnya sendiri. Dari gereja, ia memperluas pelayanan. Ia tidak menjadikan satu pintu yang tertutup sebagai alasan untuk berhenti bekerja.
Vhiandra terus menerima pesan dari orang-orang yang membutuhkan pendampingan. Bagi sebagian dari mereka, bantuan mungkin berupa dokumen atau akses kesehatan. Bagi sebagian lainnya, bantuan paling awal adalah seseorang yang mau mendengarkan.

Keduanya menunjukkan bahwa menjadi bagian dari sebuah kota bukan hanya soal memiliki alamat. Ia juga soal memiliki kesempatan untuk bekerja, belajar, memperoleh layanan, dan hidup tanpa kehilangan martabat.
Di bawah langit Teluk Ambon, ujian itu berlangsung setiap hari: di salon, ruang kelas, kantor pelayanan, rumah sakit, tempat kerja, gereja dan masjid, ruang digital, serta meja tempat kebijakan dirumuskan.
Di sanalah orang basudara diuji. Bukan ketika semua orang sama, melainkan ketika perbedaan hadir di hadapan kita.
“Buat saya, Ambon itu adalah rumah,” kata Christine.
Rumah, pada akhirnya, bukan tempat yang tanpa perbedaan. Rumah adalah tempat di mana perbedaan tidak membuat seorang manusia kehilangan tempatnya di tengah manusia lain.(*)
Tulisan ini merupakan bagian dari kolaborasi liputan Jurnalisme Ramah Gender dan Seksualitas antara potretmaluku.id dengan Yayasan SEJUK.
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



