Pengabdian Panjang Kader Posyandu: Sebuah Perjalanan Kemanusiaan
Bahkan ketika LAPPAN mengadakan pos imunisasi BIAN untuk anak usia 9-12 bulan dengan tema “Perlindungan, Menciptakan Daya Resilensi Bagi Anak Di Masa Pandemi Covid-19” di Aula Kampus STIA Alaska dalam rangka memeringati Hari Anak Nasional (HAN) Sabtu 23 Juli 2022, Bu Kalsum sangat antusias untuk berpartisipasi. Dalam kurun waktu beberapa jam ketika dihubungi, beliau mampu menghadirkan 30 anak yang didampingi 30 orang tua, termasuk mendatangkan tiga anaknya untuk mengikuti imunisasi tersebut.
Pembaca yang budiman…
Saya juga banyak belajar dari semangat yang tidak pernah mengenal lelah dari Ibu Andriani Hisubu, kader di wilayah Kuda Mati. Ketika kader lain rutin mengirimkan data perminggu, ibu Andriani justru mengirimnya perbulan sehingga saya tidak pernah berkomunikasi dengan beliau soal pengiriman data.
Baca Juga: Kalsum, Tak Pernah Putus Asa
Beberapa kali saya terjaga di malam hari karena HP saya bergetar dan tenyata ada pesan-pesan singkat yang dikirim beliau yang tengah menjalankan edukasi di lokasinya atau pada tempat lain ketika ada pra-perencanaan dan non-Posyandu. Satu pesan pendek beliau yang tidak akan pernah saya lupakan adalah, “Kaka, kerja dengan Mama ini tidak akan pernah mengecewakan”.
Di mana Ibu Adriani berpijak maka di situ ada sosialisasi dan edukasi tanpa pernah mengenal batas jam entah pagi atau malam. Bahkan pernah hasil foto pengiriman data yang beliau kirim buram, dikarenakan ada kerusakan pada kamera, tetapi beliau mengupayakan pergi ke rumah kerabatnya hanya untuk meminjam HP supaya dapat mengirim kembali foto yang lebih jelas ke saya dan tim LAPPAN.
Baca Juga: Sepenggal Kisah Pejuang yang Lahir dari Kader Posyandu
Ibu Kalsum dan Ibu Adriani adalah contoh representasi perjalanan panjang Kader menuju pintu kemanusiaan di Kota Ambon. Semangat keduanya patut menjadi teladan bagi kita semua. Saya merasa patut mengambil ibrah (pelajaran) dari kerja keras beliau, serta bagaimana mensyukuri segala rejeki yang diberikan Tuhan, entah kecil atau besar.
Bagi saya mereka adalah duta perubahan perilaku yang patut diperhatikan dan diberikan apresiasi atas semangat dan kerja kerasnya selama ini. Sejatinya masih banyak pengalaman luar biasa yang dialami oleh setiap kader lain tidak dapat tereksposed dalam tulisan ini. Namun mereka semua tetap luar biasa dan hebat sebagai pilar dan duta edukasi vaksinasi Covis-19. Terima kasih LAPPAN dan UNICEF Perwakilan Makasar yang telah mempercayakan saya untuk bertemu dengan orang-orang hebat seperti mereka.(*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tulisan-tulisan yang dipublikasi mulai hari ini, di potretmaluku.id dengan tajuk “Cerita-cerita Terbaik Perubahan Perilaku“, merupakan kerja sama dengan Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Maluku, dengan dukungan dana UNICEF Perwakilan Makassar, memberikan gambaran komprehensif dari pengalaman para kader melakukan penjangkauan dengan tabaos (sebaran informasi) kepada masyarakat yang memberikan dampak yang sangat siginifikan.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


