MalukuMusik

Danlantamal Ambon Ingatkan Pentingnya Melestarikan Nilai-nilai Budaya

Pada kesempatan tersebut, Rence Alfons menyebutkan, bsangat mengapresiasi kunjungan Brigjen Said, yang mau datang melihat proses pembuatan suling dan berbincang-bincang tentang perkembangan seni dan budaya, termasuk pemajuan kebudayaan di daerah ini.

“Saya pikir tidak banyak jenderal asli Maluku yang peduli terhadap kekayaan kultural, maupun pemajuan nilai-nilai budaya yang ada di daerah ini,’ tuturnya.

Oleh karena itu, kata Rence, secara pribadi dan komunitas MBO, dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Brigjen Said Latuconsina yang datang ke Tuni yang berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Ambon untuk berbincang-bincang.

“Semoga kunjungan Brigjen Said ini akan memberikan dorongan dan spirit untuk saya dan teman-teman pekerja seni dan budaya, untuk mempertahankan dan mengembangankan suling bambu ke depan. Termasuk lebih mengenalkan nilai-nilai budaya ke generasi muda saat ini,” ucapnya.

 

nilai-nilai budaya
Foto bersama Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina (tengah) dengan sejumlah pekerja seni dan budaya, di lokasi Amphiteater Tuni, Kota Ambon, Minggu (21/8/2022).(Foto: Istimewa)

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Brigjen Said menyempatkan melihat proses pembuatan suling bambu, di Bengkel Suling Ihuroang milik alumni Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini.

Rence bahkan membuat dan menghadiahkan sebuah suling bambu bernada D untuk Brigjen Said. Dan ternyata dari pengakuan orang nomor 1 Angkatan Laut RI di Maluku ini, dirinya pernah menjadi salah satu anggota grup peniup suling saat bersekolah di SD Alhilal Ambon dulu.

Untuk membuktikan pernyataannya, Brigjen Said kemudian meniup suling memainkan tangga nada do, re, mi, fa, so, la, si, do, yang lantas mendapat aplaus dari semua pekerja seni dan budaya yang hadir di tempat tersebut.(ZAI)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button