AmboinaInternasional

Ambon City of Music Raih Predikat Tertinggi dari UNESCO

Laporan Keanggotaan Ambon Disambut Apresiasi Global dengan Nilai “Excellent”

Musik dan Akar Budaya

Bila ditelisik lebih dalam, kekuatan Ambon justru terletak pada kemampuannya mengaitkan musik dengan berbagai sektor kehidupan.

Dalam konteks lokal, musik bukan hanya tentang industri, tetapi tentang identitas. Dari perkampungan hingga aula gedung pemerintahan, musik menjadi medium yang menjembatani warga dari berbagai latar belakang.

Kekuatan ini juga terlihat dalam keterlibatan pemuda. Berbagai program pendidikan musik dijalankan secara konsisten di sekolah-sekolah dan komunitas.

Bahkan desa-desa pun dirangkul untuk menjadi bagian dari ekosistem kreatif ini. Dalam catatan UNESCO, keterlibatan pemuda Ambon dinilai sangat kuat dan menjadi praktik baik yang layak ditiru kota lain.

Proyek Sound of Green, misalnya, merupakan contoh inovatif yang menghubungkan industri budaya dengan isu lingkungan. Melalui program ini, musik dijadikan medium kampanye pelestarian hutan dan pengelolaan ekosistem.

Anak-anak muda dilibatkan dalam konser alam terbuka, edukasi tentang perubahan iklim, serta dokumentasi musik etnik yang terancam punah.

Inilah salah satu hal yang membuat laporan Ambon begitu istimewa. Bukan hanya menunjukkan kerja keras administratif, tetapi juga memuat kisah-kisah nyata bagaimana musik berfungsi sebagai alat perubahan sosial, pendidikan, dan pelestarian alam.

Jejak Global dan Peran Regional

Predikat “Excellent” juga tak lepas dari partisipasi Ambon dalam berbagai forum internasional. Kota ini terlibat dalam proyek digital Voyage of the Drum, serta hadir dalam konferensi dan pertemuan UCCN di Korea, Thailand, dan Prancis.

“Di sana, Ambon tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga sebagai narasumber yang membagikan pengalaman lokal ke panggung global,” terang Ronny Loppies yang juga Focal Point Ambon UNESCO City of Music ini.

Peran ini semakin kuat dengan ditetapkannya Ambon sebagai koordinator regional untuk sub-jaringan Kota Musik di kawasan Asia Pasifik.

Tugas ini menempatkan Ambon sebagai jembatan antara negara-negara di kawasan, untuk memperkuat solidaritas budaya dan kerja sama kreatif lintas batas.


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3Next page

Berita Serupa

Back to top button