AmboinaMusik

Tandai 3 Tahun ACoM, Monumen Ukulele Diresmikan di SDN 2 Hative Besar Ambon

“Ukulele saat ini telah menjadi ciri khas Ambon City of Music,  sehingga  bukan  di sanggar dan di sekolah saja, tapi saat ini hampir di setiap jemaat juga terbentuk komunitas ukulele,” terang Bodewin.

Olehnya itu, persemian Monumen Ukulele di SD Negeri 2 Hative Besar ini, menjadi sebuah sejarah dimana di sekolah tidak hanya kegiatan belajar mengajar dan mengikuti kurikulum pokok saja, tetapi harus diberikan ruang bagi anak- anak dalam peningkatan kreativitasnya.

Kota Ambon sendiri saat ini telah menetapkan beberapa sekolah sebagai piloting kurikulum musik. Oleh sebab itu semua sekolah harus menerapkan muatan lokal musik, dan dibentuk tim ukulele dalam rangka memupuk rasa cinta terhadap budaya dan adat istiadat lokal di kota Ambon,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta memberikan apresiasi atas ide kreatif yang sarat nilai budaya, yang dirancang dan digagas oleh SD Negeri 2 Hative Besar.

“Ini sekaligus menjadi pengakuan bagi jati diri kota ini, sebagai kota musik dunia,” ungkapnya.

Dirinya berharap, musik ukelele yang dimainkan oleh anak–anak sekolah akan memberi warna dalam kebersamaan, serta persaudaraan yang terbangun indah tanpa memandang suku etnis, maupun latar belakang budaya yang berbeda.

Peresmian Monumen Ukulele ini, turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Rico Hayat serta Kepala Sekolah di SD Negeri 2 Hative Besar, Semmy Wenno, para guru dan tokoh masyarakat sekitar.(*/TIA)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button