AmboinaMaluku

Polda Maluku Bekali Personel Humas dengan Keterampilan Produksi Konten Digital


potretmaluku.id – Kemampuan memproduksi foto, video, dan konten media sosial menjadi salah satu materi yang diberikan Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Maluku kepada personel pengelola informasi dan dokumentasi dari tingkat Polda hingga Polres.

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya verifikasi fakta, etika, dan perlindungan privasi dalam publikasi informasi kepolisian.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar Rositah Umasugi memimpin Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Kehumasan Polda Maluku dan Jajaran Tahun Anggaran 2026 di Hotel Golden Palace, Ambon, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut diikuti perwira Bidhumas Polda Maluku serta personel pengelola informasi dan dokumentasi dari satuan kerja Polda dan Polres jajaran.

Rositah mengatakan perkembangan teknologi informasi mengubah cara masyarakat mengakses dan memahami informasi. Karena itu, personel humas dituntut tidak hanya menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga memastikan kebenaran dan kejelasan pesan yang dipublikasikan.

“Di era digital, Humas Polri memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” kata Rositah.

Menurut dia, keterampilan fotografi, videografi, dan pengolahan konten perlu ditingkatkan agar informasi mengenai tugas serta pelayanan kepolisian dapat disampaikan secara efektif dan mudah dipahami masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas visual tidak boleh mengesampingkan akurasi. Personel humas harus memverifikasi fakta, menjaga etika, menghormati privasi, dan melindungi identitas pihak yang perlu dirahasiakan.

“Kecepatan informasi harus diimbangi dengan verifikasi dan akurasi. Setiap konten yang diproduksi harus menggambarkan fakta secara tepat, tidak menyesatkan, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan tiga pemateri, yakni Embong Salampessy, Pemimpin Redaksi potretmaluku.id sekaligus penguji nasional Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia; Yuniar Sakinah Waliulu, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pattimura; serta Inspektur Dua D. Mpamprene, Kapolsek Telutih, Polres Maluku Tengah, yang juga menjadi editor Humas Polda Maluku.

Materi pelatihan mencakup fotografi, videografi, serta pembuatan konten media sosial berupa video, meme, dan spanduk.

Keterampilan tersebut diarahkan untuk mendukung dokumentasi kegiatan kepolisian dan penyajian informasi publik dalam format visual.

Rositah meminta peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi agar produk komunikasi humas dapat mengikuti perkembangan media digital tanpa mengabaikan standar profesional.

Selain keterampilan produksi konten, koordinasi antarpetugas pengelola informasi di lingkungan Polda dan Polres menjadi perhatian.

Pengumpulan bahan, dokumentasi, verifikasi, dan publikasi perlu dilakukan secara terkoordinasi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pelatihan ini harus menghasilkan peningkatan kemampuan yang nyata. Pengetahuan yang diperoleh jangan berhenti di ruang pelatihan, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” kata Rositah.

Penguatan fungsi humas juga berkaitan dengan kondisi geografis Maluku yang terdiri atas wilayah kepulauan. Pemanfaatan teknologi komunikasi dan media digital dinilai penting agar informasi tentang pelayanan kepolisian dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Melalui dokumentasi dan konten visual, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh informasi mengenai kegiatan kepolisian, pelayanan publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta program Polri.

Rositah mengatakan komunikasi publik tidak cukup hanya memperkenalkan kegiatan kepolisian. Informasi yang disampaikan juga perlu membantu masyarakat memahami manfaat kehadiran polisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka, akurat, dan bertanggung jawab untuk membangun kemitraan antara polisi dan masyarakat.

Bidhumas Polda Maluku berharap pelatihan tersebut meningkatkan kompetensi personel pengelola informasi di tingkat Polda dan Polres, sekaligus mendukung transparansi serta kualitas pelayanan informasi kepolisian.(TIA)


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button