AmboinaEkonomi & Bisnis

Komisi I Dorong Perusahaan Beri Bonus untuk Karyawan Masa Kerja di Atas 5 hingga 10 Tahun

potretmaluku.id – Perusahaan swasta di Kota Ambon didorong memberikan bonus atau tambahan penghasilan kepada karyawan yang telah mengabdi selama 5 hingga 10 tahun atau lebih.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Aris Sugiharto Soulisa mengatakan, penghargaan itu penting sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, kerja keras, dan kontribusi pekerja terhadap perkembangan perusahaan.

Ia menilai, karyawan yang telah bertahun-tahun bekerja dan memberikan kontribusi nyata layak mendapatkan penghargaan yang sepadan dengan pengabdiannya.

“Perusahaan harus memberikan apresiasi kepada karyawan yang sudah bertahun-tahun mengabdi. Mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan tenaga dan pikiran, serta ikut berkontribusi terhadap kemajuan perusahaan. Sudah sepatutnya pengabdian itu dihargai,” ujar Aris, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, penghargaan kepada karyawan tidak harus selalu berupa kenaikan gaji pokok. Perusahaan dapat memberikan bonus masa kerja, tambahan penghasilan, insentif prestasi, maupun bentuk apresiasi lainnya sesuai kemampuan dan kebijakan perusahaan.

Aris menegaskan, loyalitas pekerja semestinya menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam membangun sistem penghargaan yang adil. Sebab, keberhasilan sebuah usaha tidak terlepas dari peran karyawan yang mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk mencapai target perusahaan.

“Jangan sampai karyawan yang sudah bekerja lima, sepuluh tahun, bahkan lebih, dengan kontribusi yang nyata, tidak mendapatkan perhatian. Mereka harus merasakan bahwa kerja keras dan komitmen yang diberikan selama ini memiliki nilai bagi perusahaan,” tegasnya.

Aris menambahkan, pemberian bonus dan penghargaan yang layak dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, serta loyalitas karyawan. Langkah tersebut juga berpotensi memperkuat hubungan antara pekerja dan perusahaan.

“Kalau karyawan merasa dihargai, mereka akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja. Hubungan yang baik antara perusahaan dan pekerja tentu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha itu sendiri,” katanya.

Karena itu, Aris mendorong perusahaan menerapkan mekanisme pemberian reward secara transparan dengan mempertimbangkan masa kerja, kedisiplinan, prestasi, produktivitas, dan kontribusi masing-masing karyawan.

“Orientasi perusahaan tidak semestinya hanya berfokus pada pencapaian keuntungan, tetapi juga perlu memperhatikan kesejahteraan pekerja yang menjadi bagian penting dari keberhasilan usaha,” tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button