Amboina

Jenama City of Music Menjelang Perayaan HUT ke-450 Kota Ambon

Melalui Ambon Music Office (AMO) sebagai representasi pemerintah kota yang mengurus jenama, Ambon telah memperoleh banyak kesempatan untuk mengembangkan kemitraan dengan kota-kota dunia yang berpartisipasi dalam jaringan ini. Contohnya, dengan Daegu (Korea Selatan), Jinju (Korea Selatan), Paducah (AS), Adelaide (Australia), Ipoh (Malaysia), Suphanburi (Thailand), Sukhothai (Thailand), dan Chiang Mai (Thailand). Bergabung dengan inisiatif internasional melalui budaya ini sangat penting karena didukung oleh kemitraan UNESCO.

Ambon City of Music adalah jenama dan proyek jangka panjang yang mengintegrasikan banyak acara, tidak hanya di bidang musik, tetapi juga industri kreatif lain yang terkait. Hal ini ditujukan terutama untuk mereka yang tertarik dengan musik, baik secara profesional maupun amatir. Namun, dampak berganda dari musik diharapkan terjadi juga pada bidang-bidang lainnya.

Dari sisi pariwisata, bergabung dengan inisiatif penting seperti Kota Kreatif memiliki aspek pencitraan dan dapat berdampak signifikan pada pilihan wisatawan untuk tujuan liburan. Kegiatan yang dilakukan dan direncanakan di bawah inisiatif jenama ini membangun citra Ambon di benak wisatawan dan pengunjung sebagai kota yang berinvestasi dalam budaya yang dipahami secara luas (sustainable city).

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya berdampak positif pada pencitraan, tetapi juga memainkan peran integrasi besar bagi masyarakat itu sendiri. Sebab, ini melibatkan acara yang ditujukan untuk audiens sangat luas—masyarakat, warga negara, dan wisatawan internasional yang memiliki kesamaan: musik. Ini memungkinkan perluasan wawasan, pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai, serta menyatukan orang-orang pada tingkat supra-nasional dan internasional.

Musik menghancurkan hambatan dan memfasilitasi komunikasi. Musik sebagai bidang kreatif tidak dipilih secara kebetulan. Ini memainkan peran besar dalam sejarah Ambon yang kini berusia 450 tahun. Musisi terkemuka, acara musik yang sangat dihormati, beragam instrumen tradisional, dan genre yang variatif adalah elemen-elemen yang menyatukan dan memberikan kealamian pada keseluruhan proyek jenama yang dibangun.

Butuh sinergi dan kolaborasi jangka panjang antarberbagai pihak (multi-stakeholders), terutama pemerintah kota Ambon sendiri. Inisiatif melalui jenama Ambon City of Music ini juga merupakan kesempatan untuk menarik minat mereka yang belum mendalami kekhususan budaya musik.

Inisiatif ini memungkinkan berbagai inovasi dan eksperimen, serta mencoba kegiatan baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Berbagai acara ini juga ditujukan untuk orang-orang yang tertarik atau terkait dengan industri kreatif lain, seperti penari, pembuat film, dan fotografer, yang dikombinasikan dengan musik menciptakan keseluruhan yang koheren.

Selamat memasuki usia ke-450, Ambon tercinta. Terus berbenah sambil mengingatkan kita semua bahwa jenama Ambon City of Music sudah menjadi milik kita di tingkat internasional.(*)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button