Musik

HANDTOHAND: Semangat Kolektif dari Ambon yang Membawa HipHop dan Seni ke Permukaan

Sangat Mandiri ala Underground

Satu hal yang konsisten sejak awal adalah semangat mandiri dari H2H. Tanpa dukungan sponsor besar, acara ini berjalan berkat solidaritas komunitas.

“H2H Volume 1 itu benar-benar dari kantong sendiri. Teman-teman rela patungan untuk biaya panggung, sound system, dan kebutuhan lainnya,” kenang Loserfuzz. Penjualan tiket menjadi salah satu cara untuk menutup biaya operasional di setiap edisi.

Namun, seiring berjalannya waktu, visi H2H berkembang. “Kami sadar kalau ingin gerakan ini lebih besar, kami harus keluar dari prinsip underground. Bukan berarti kehilangan identitas, tapi lebih ke arah membuat ruang ini inklusif dan kolaboratif,” katanya.

HANDTOHAND Volume 4: Kolaborasi yang Semakin Besar

H2H Volume 4, bertema Survive in the Chaotic World, menjadi bukti bagaimana acara ini terus berkembang. Dengan 12 penampilan dari berbagai musisi, Volume 4 mencatat jumlah penonton terbesar sepanjang sejarah H2H.

Acara ini juga didukung oleh berbagai sponsor, seperti MArtwear, Maluku Satu Darah, Ghetto Merch, dan lainnya. Dukungan ini menunjukkan bahwa H2H mulai diakui sebagai gerakan penting dalam ekosistem seni Kota Ambon.

HANDTOHAND
HANDTOHAND.(Foto: Dok. Kacoa Terbang)

Romantika di Balik H2H

Ari, atau yang lebih dikenal dengan nama *Muria Mardika*, adalah salah satu inisiator H2H sejak awal. Bagi Muria, H2H bukan hanya soal musik, tapi juga tentang kebersamaan.

“Dari awal, ini adalah acara kolektif. Kami semua dari latar belakang yang berbeda, tapi di sini tidak ada sekat. Semua duduk bersama, saling bercanda, dan menikmati momen,” kenangnya.

Masa Depan H2H

Kini, H2H bukan lagi sekadar panggung untuk HipHop. Dengan semangat kolaborasi lintas genre, acara ini menjadi ruang yang terbuka untuk semua bentuk ekspresi seni.

“Kami berharap H2H bisa terus menjadi wadah bagi musisi dan seniman, bahkan menghadirkan teman-teman dari luar Ambon,” kata Loserfuzz.

Di tengah tantangan dan keterbatasan, H2H membuktikan bahwa gerakan kecil dengan semangat besar mampu menciptakan perubahan nyata. Dari underground hingga menjadi ruang kolaborasi lintas genre, HANDTOHAND adalah cerita tentang keberanian, solidaritas, dan cinta untuk seni.(Tiara)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button