Kembali ke ceriaku, selepas sholat kami melanjutkan obrolan yang sempat tertunda. Pak Rusdin memperlihatkan beberapa tulisan dari penulis pemula padaku.
Salah satu di antara penulis itu adalah anak SD,. Sungguh luar biasa. Tidak lupa kami tukaran nomor kontak untuk komunikasi lebih lanjut. Beliau memberi tips sederhana bagaimana memulai tulisan. Beliau memotivasiku untuk menulis. Hasil tulisanku, katanya, nanti bisa langsung dikirim ke beliau.
Beliau lalu memberi instruksi, silahkan dibaca sebagai referensi, jika kamu masih ragu tuk memulainya. Sebagai penutup cerita, beliau mengingatkanku bahwa “Kau tidak butuh ribuan teori dan ratusan motivasi. Cukup yakin dan memulai untuk menulis. Sudah saatnya orang lain dapat membaca tulisanmu.”
Beliau lalu pamit pergi.
Hening. Aku masih duduk diam di tempat yang sama. Pikiranku terasa kosong. Entah perasaan apa. Aku tak mengerti. Semua percakapan dengan Pak Rusdin membuatku terdiam tanpa suara.
Bukan tanpa alasan, ini bentuk kepercayaan yang diberikan Pak Rusdin dan aku harus merespons dengan penuh tanggungjawab. Pilihan ada di tanganku, “Ambil kesempatan ini dan memulai petualangan sebagai seorang penulis atau lepas dan akan tetap menjalani hidup dengan kebingungan?”.
Setelah beres aktivitas Kak Rahman, kami langsung bergegas pulang. Sepanjang perjalanan, pikiranku masih dipenuh dengan percakapan dengan Pak Rusdin. Aku belum punya keputusan final.
Sesampai di rumah, aku masih merenung dengan pikiran yang belum kunjung kutemui. Apa keputusan atas langkahku berikutnya. Sempat berpikir tuk meminta solusi orang tua agar dapat pencerahan atas langkahku. Namun kuurungkan niatku itu.
Kali ini kuingin jadikan keberhasilanku dalam bidang apapun itu sebagai kado terbaik buat mereka. Kuambil laptop dari lemari, lalu duduk dan mulai mengetik kata demi kata.
Betul kata Pak Rusdin, kuncinya adalah “memulai”. Kali ini aku sudah siap dengan keputusanku, berpetualang sebagai seorang penulis. Bahkan aku siap bertarung mengalahkan keraguanku sendiri. (*)
Makassar, 1 Agustus 2024
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



