Pendapat

Rumitnya Dua Paslon Pilpres

PENDAPAT

Maka gambaran John David Caputo seorang filsuf Amerika Serikat yang populer melalui karyanya “On Religion (Thinking in Action)” di tahun 2001 lalu akan menemui faktanya. Ia mengatakan, manusia adalah open-endedness, selalu berada dalam banyak kemungkinan. Bergerak dari satu kemungkinan menuju kemungkinan lain, bahkan tidak menutup kemungkinan yang dianggap mustahil pun bisa menjadi kenyataan. Hal inilah mencuat dalam sepekan ini, dengan ide Prabowo-Ganjar menjadi paslon bacapres-bacawapres.

Kemungkinan keduanya bergandengan tangan untuk berpasangan dalam Pilpres 2024 ini bisa terjadi, dengan kalkulasi jika hanya dua paslon capres-cawapres, maka yang terjadi adalah head-to-head yakni paslon Anis-Imin dan paslon Prabowo-Ganjar, dimana mereka bakan ungul dari paslin Anis-Imin. Tapi sayangnya jalan kearah Prabowo-Ganjar menjadi paslon bacapres-bacwapres bukan hal yang mudah saja. Pasalnya menimbulkan ketidaksetujuan dari kedua belah pihak.

Ada diantara orang-orang dekat kedua poslon ini mengatakan, tim sudah dibentuk bukan untuk menjadi paslon bacawapres melainkan bacapres. Begitu pula masih kukuhnya PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Ganjar untuk tetap menjadikan Ganjar sebagai bacapres, dengan membuka ruang komunikasi politik guna mengakomodasi figur-figur bacawapres.

Hal yang sama juga di kubu Partai Gerindra, dimana masih memiliki komiten dengan Prabowo sebagai bacapres, dengan membuka ruang komunikasi politik guna mengakomodasi figur-figur bacawapres. Dari dinamika politik yang terjadi dalam sepekan masih sulit Prabowo dan Ganjar menemukan titik temu untuk menjadi paslon guna tampil dalam Pipres 2024.

Bisa saja tetap tiga paslon bacapres-bacwapres yang menguat pada sepekan depan. Hal ini dikarenakan kubu-kubu partai politik yang ada masih berkutat pada Prabowo dan Ganjar. Jika pada sepekan depan mereka pada akhirnya memutuskan untuk berpasangan dengan figur-figur partai politik, yang berasal dari kalangan Islam tradisional (NU), Islam modernis (Muhammadiyah) dan kalangan developmentalis (Golkar) maka dipastikan dalam Pilpres 2024 nanti ada tiga paslon.(*)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

IMG 20210826 175601
Penulis, M. Jen Latuconsina.(Dok. Pribadi)

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button