Hardiknas 2026, Maluku Tenggara Dorong Pendidikan Berbasis Budaya Kei
potretmaluku.id – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menegaskan arah pembangunan pendidikan yang berbasis budaya lokal.
Pendekatan ini dinilai penting bagi wilayah kepulauan dengan karakter sosial yang khas.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudah Arif Hanoeboen, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat bersama dalam menyukseskan pembangunan sektor pendidikan, khususnya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.
Menurut Raudah, tema lokal yang diusung tahun ini, “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti bagi Peradaban”, menegaskan pentingnya menjadikan nilai budaya sebagai fondasi dalam proses pendidikan.
“Pendidikan di Maluku Tenggara harus bertumbuh dari akar budaya, menjadikan adat sebagai sumber pengetahuan, pembentukan karakter, serta tanggung jawab kebangsaan,” ujarnya di Taman Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat, 24 April 2026.
Ia mengatakan, rangkaian kegiatan telah dilaksanakan untuk menyemarakkan peringatan tersebut. Kegiatan itu diarahkan untuk mendorong kreativitas, meningkatkan semangat belajar, serta membangun kepercayaan diri peserta didik.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.
Pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum ini sebagai ruang dialog strategis untuk merumuskan arah transformasi pendidikan di wilayah kepulauan.
Dinas Pendidikan, kata dia, akan menggelar diskusi publik bertajuk “Pendidikan Kepulauan sebagai Pilar Keadilan Sosial: Strategi Transformasi Pendidikan Maluku Tenggara di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Tantangan Geografis”.
Diskusi tersebut diharapkan menghasilkan gagasan serta rekomendasi konkret dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat di daerah kepulauan.
Selain itu, kegiatan jalan santai yang melibatkan pelajar dimanfaatkan sebagai sarana kampanye perdamaian serta penguatan nilai persaudaraan di Bumi Larvul Ngabal.
Dalam kesempatan itu, Raudah menegaskan kondisi Maluku Tenggara tetap aman dan kondusif. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga harmoni sosial dalam bingkai nilai Ain Ni Ain.
“Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa Maluku Tenggara dalam keadaan baik. Mari kita terus kampanyekan persaudaraan,” ujarnya.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



