Amboina

DPRD Minta Perumda Terbuka Soal Area Krisis Air di Ambon

potretmaluku.id – Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Yapono diminta terbuka soal alasan krisis air yang terjadi di Kota Ambon.

Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw mengatakan, perusahaan air minum milik Pemkot Ambon itu harus menyampaikan secara terbuka ke masyarakat terkait wilayah atau area mana saja yang masih berada pada ambang batas krisis air.

“Paling penting itu sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” kata Laturiuw, Rabu (20/3/2024).

Tak hanya itu, soal cara penanganannya juga harus disampaikan. Sebab akhir-akhir ini para pelanggan perusahaan air milik Pemkot Ambon itu kerap mengeluhkan krisi air bersih.

Di Tahun 2023 lalu, surat yang masuk ke komisi II sebagian besar berisi tentang aduan pelayanan air bersih di Kota Ambon. Sebagai pihak yang bertanggungjawab, Perumda harus melihat ini sebagai sebuah pekerjaan rumah untuk dituntaskan.

“Kita kan tahu bahwa investasi untuk bidang ini tidak kecil. Makanya perlu keseriusan disini,” ujarnya.

Pemkot Ambon saat ini tengah merekrut calon Direktur Perumda PT. Tirta Yapono. DPRD pun mendukung itu, agar kedepan bisa menata serta memperbaiki manajemen pelayanan yang lebih baik.

“Kalau bisa tahap seleksi itu dipercepat. Tapi yang jadi fokus kita, manajemen itu harus diperbaiki,” katanya. (HAS)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button