potretmaluku.id – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku tidak berhenti mengawal kontingen daerah yang telah diberangkatkan ke Jambore Nasional XII di Cibubur, Jakarta.
Ia ingin seluruh peserta kembali ke Maluku dalam kondisi aman sekaligus membawa pengalaman dan prestasi. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Maluku di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Maluku, Kamis (6/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Sandi Wattimena. Sementara dari Kwarda Maluku hadir Sekretaris Kwarda Maluku Saiful Almaskaty, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Saul Saleky, beserta rombongan pengurus Kwarda Maluku.
Audiensi dilakukan sebagai bagian dari penyampaian laporan organisasi kepada Kamabida, terutama terkait perkembangan keberangkatan Kontingen Daerah Maluku menuju Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, serta kesiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Maluku yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat.
Dalam laporannya, Sekretaris Kwarda Maluku, Saiful Almaskaty menyampaikan, seluruh kontingen daerah telah diberangkatkan menuju Cibubur melalui jadwal transportasi yang disesuaikan dengan kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan. Kwarda terus melakukan koordinasi dengan pimpinan kontingen, kwartir cabang, dan pihak terkait agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional dengan baik hingga kembali ke daerah masing-masing.
Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Maluku memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwarda yang telah bekerja keras mempersiapkan dan memberangkatkan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku. Menurutnya, keberangkatan peserta merupakan awal dari tanggung jawab besar yang harus terus dikawal hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kamabida menegaskan bahwa Kwarda Maluku harus terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada seluruh kontingen selama berada di Cibubur.
“Meskipun kontingen telah diberangkatkan, tugas Kwartir Daerah belum selesai. Terus kawal dan pastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik hingga kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat, aman, dan membawa pengalaman yang bermanfaat,” ujar Hendrik Lewerissa.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh peserta, pembina, dan pimpinan kontingen merupakan duta Maluku yang membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan disiplin, karakter, semangat persaudaraan, serta prestasi yang mencerminkan nilai-nilai Gerakan Pramuka.
“Saya berharap seluruh kontingen Maluku menjaga nama baik Provinsi Maluku, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan memberikan yang terbaik selama mengikuti Jambore Nasional. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan,” pesannya.
Selain membahas perkembangan Jambore Nasional, audiensi juga dimanfaatkan untuk melaporkan rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Maluku. Dalam kesempatan tersebut, Kwarda menyampaikan bahwa tahapan persiapan Musda terus berjalan sesuai mekanisme organisasi dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Menanggapi hal itu, Gubernur Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Musda sebagai forum tertinggi Gerakan Pramuka di tingkat daerah. Menurutnya, Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta menentukan arah kepemimpinan Gerakan Pramuka Maluku pada masa bakti berikutnya.
Sebagai Kamabida, Hendrik Lewerissa berharap Musda dapat berlangsung dengan tertib, demokratis, serta mengedepankan semangat musyawarah dan persatuan. Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda Maluku yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
“Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Musyawarah Daerah. Semoga Musda menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan Gerakan Pramuka Maluku dan semakin memperkuat sinergi antara Pramuka dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam membina generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kwarda Maluku, Kak Saiful Almaskaty, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Maluku selaku Kamabida. Menurutnya, arahan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kwarda untuk terus mengawal kontingen Maluku selama mengikuti Jambore Nasional sekaligus mempersiapkan Musyawarah Daerah dengan sebaik-baiknya.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Gerakan Pramuka Maluku untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda, menjaga nama baik daerah di tingkat nasional, serta mewujudkan organisasi Pramuka yang semakin maju, solid, dan berkontribusi bagi pembangunan Maluku. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


