Internasional

Direktur AMO Jadi Pembicara di Thailand, Bakal Tandatangani MoU dengan Suphanburi

Selanjutnya beberapa point MoU yang menjadi ruang lingkup kerjasama ini, kata Ronny, meliputi:

  1. Kota Kreatif, dengan fokus pada pengembangan kota kreatif, kawasan kreatif, dan pusat kreatif untuk mendorong keterlibatan masyarakat dan ekonomi kreatif lokal
  2. Kerajinan dan Musik, dengan fokus pada penguatan kerajinan dan sektor musik dalam jaringan ASEAN untuk pelestarian warisan budaya dan pengurangan kesenjangan sosial dan ekonomi, dan,
  3. Pariwisata Warisan Berkelanjutan, yang berfokus pada peningkatan nilai-nilai budaya lokal dan mata pencaharian melalui kegiatan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas.

Ronny menambahkan, program kerjasama dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  • Peningkatan kapasitas bagi para profesional kreatif dalam pengembangan kerajinan, kota kreatif, usaha kreatif/sosial dan pariwisata warisan budaya yang berkelanjutan
  • Jasa konsultasi
  • Sesi berbagi, mis. konferensi, wawancara, forum, pembicaraan, dan lain-lain.
  • Publikasi dan promosi digital lainnya, misalnya. buku, video, kampanye online, dan lain-lain.
  • Kegiatan penelitian misalnya. kunjungan lapangan, laporan, presentasi/bacaan, dan lain-lain.
  • Menampilkan program dan kegiatan, misalnya. pameran, festival, pertunjukan, presentasi, pekan raya dan pasar pop-up, pemutaran film, tur, dan lain-lain.
  • Program pelatihan misalnya: pelatihan perangkat kerajinan digital, pelatihan usaha kreatif, dan lain-lain.
  • Kerjasama di bidang lain sebagaimana diputuskan oleh peserta dari waktu ke waktu.

Suphanburi

“Kerjasama yang dibangun AMO dalam berjejaring antar kota-kota kreatif, baik dalam jejaring antarkota kreatif musik, maupun lintas sektor dalam skema telah membuahkan berbagai hasil kerjasama yang berkelanjutan dan tematik,” ungkap Ronny.

Ia menyebutkan, selain dengan Korea Selatan dan USA sebagai kota kerajinan dan kesenian rakyat, namun juga kota-kota musik lainnya (75 kota kreatif musik) secara langsung, sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network).

Kesempatan pertemuan di Thailand ini, disebut Ronny, akan sangat membantu kerjasama yang dilakukan di tingkat ASEAN dengan Thailand (MoU direncanakan dalam jangka waktu 5 tahun), tapi juga direncanakan dengan salah satu kota di Malaysia.

“Berbagai upaya kerja keras terus dibangun AMO untuk mendukung Kota Ambon, dalam menjaga ekosistim musik di tingkat lokal dan nasional namun juga di tingkat internasional,” pungkasnya.(*/TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button