CCI Beri Bantuan buat 104 Santri di TPQ Al Hafiedz Desa Hitu Maluku Tengah
potretmalukuID – Direktur Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini, menyerahkan bantuan kepada 104 Santri yang berada pada TPQ Al Hafiedz, di Desa Hitu, Kabupaten Maluku Tengah.
“Ada 57 santri putri dan 47 santri putra, dengan total 104 santri. Saya memberikan bantuan dengan jumlah total Rp.4.000.000, dalam bentuk barang berupa hijab, peci anak, dan beras serta minyak goreng, pada hari Sabtu kemarin, yang diwakilkan oleh para relawan di Ambon,” ujar Dwi melalui sambungan telepon dari Jakarta, kepada potretmaluku.id, Minggu (27/06/2021).
Dwi menuturkan, melalui kegiatan tersebut, dia berharap anak-anak santri yang ada bisa gembira pada kondisi pandemi Covid-19 ini, dengan adanya perhatian sederhana tersebut.
“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat memotivasi mereka untuk semakin rajin mendalami Islam dengan baik dan benar,” harap Dwi.
Dia sampaikan, bahwa di masa pandemi ini agenda kegiatan CCI harus disesuaikan dengan urgensi kasus di lapangan, dan sumber dana untuk semua aktivitas CCI murni berasa dari pribadinya sendiri, dengan fokus kegiatan mengutamakan pada anak-anak dan para perempuan marjinal.
“Saat ini besaran jumlah bantuan turut disesuaikan dalam masa pandemi Covid-19. Namun agenda CCI lainnya, seperti bantuan bagi disabilitas tetap kami utamakan,” terangnya.
Menurut Dwi, terdapat juga kegiatan bersama dua mitra CCI yakni Rumah Beta Maluku yang menangani persoalan ODHA dan ADHA, serta Yayasan Peduli Inaya Maluku, yang menangani pendampingan kasus-kasus kekerasan pada anak dan perempuan di Maluku.
“Di masa pandemi ini sangat terasa sekali perbedaan saat pemberian bantuan, terlebih dalam jumlah besaran bantuan yang diberikan. Dan tentunya harus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku,” ungkapnya.
Dwi menambahkan, bahwa dampak pandemi Covid-19 turut berpengaruh pada pengurangan kegiatan yang bersifat tatap muka dalam ruangan.
“Oleh sebab itu saya arahkan untuk melakukan kegiatan di alam bebas, dan membatasi jumlah peserta mengikuti anjuran pemerintah berupa tertib protokol kesehatan,” ujarnya.
Dwi sebutkan, hingga saat ini CCI telah melayani 427 kasus disabilitas dan 11 orang diantara berasal dari wilayah gempa di Tehoru, Maluku Tengah.
“Jumlah santunan yang telah diberikan bagi kaum marjinal dalam 6 tahun ini sudah sebanyaj 381 santunan, dengan besaran yang bervariasi. Harapan saya semoga mereka terap optimis terutama di masa sulit seperti ini. Serta tentangan menjaga kesehatan dan asupan. Dan tentunya semakin mendekatkan diri pada Tuhan,” pungkasnya.(PM-03)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



