PODSI Maluku Resmi Dilantik, Gubernur Targetkan Prestasi Dayung pada PON 2028
potretmaluku,id – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menargetkan cabang olahraga dayung menjadi salah satu penyumbang prestasi bagi daerah menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Target tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku periode 2026 di Gedung Dr. Johannes Leimena, Kodaeral IX Ambon, Kamis (4/6/26).
Pada kesempatan itu, Muhammad Ulwan Talaohu resmi dilantik sebagai Ketua PODSI Maluku bersama jajaran pengurus baru. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar PODSI, Laksamana Madya TNI Edwin.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Olahraga Dayung Maluku yang Berprestasi, Berdaya Saing dan Bermartabat” tersebut sekaligus menjadi forum konsolidasi organisasi melalui rapat kerja pengurus provinsi.
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen mendukung pembinaan berbagai cabang olahraga, termasuk dayung yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang di daerah kepulauan seperti Maluku.
Menurut dia, pelantikan pengurus baru tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga dayung di tingkat nasional.
“Maluku memiliki talenta-talenta hebat. Dengan pembinaan yang terarah, kerja keras, dan kolaborasi yang baik, olahraga dayung dapat menjadi salah satu cabang unggulan yang mengharumkan nama daerah,” kata Hendrik.
Ia mengatakan kondisi geografis Maluku yang didominasi wilayah perairan merupakan modal penting dalam pengembangan olahraga dayung. Potensi tersebut, menurut dia, perlu diimbangi dengan sistem pembinaan yang berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Pemerintah Provinsi Maluku, kata Hendrik, juga sedang mempersiapkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Maluku pada 2027. Ajang tersebut akan menjadi sarana seleksi sekaligus pembinaan atlet yang diproyeksikan tampil pada PON XXII Tahun 2028.
Karena itu, ia berharap kepengurusan PODSI Maluku yang baru dapat membangun organisasi yang solid, memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, serta menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Jadikan amanah ini sebagai tanggung jawab untuk membawa olahraga dayung Maluku semakin maju, berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat Maluku,” ujarnya.
Pelantikan pengurus baru PODSI Maluku dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan nasional dalam beberapa tahun ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodaeral IX Ambon Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Ketua Umum KONI Maluku M.A.S. Latuconsina, Pelaksana Tugas Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandy Wattimena, serta sejumlah insan olahraga di Maluku.*/TIA
Penulis :
Editor :



