EkonomiMalukuNasional

Wamendagri Dorong Percepatan PSN dan Pengembangan Maritim di Maluku

potretmaluku.id – Percepatan Program Strategis Nasional (PSN) dan pengembangan potensi maritim menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja perdana Wakil Menteri Dalam Negeri Bidang Koordinator Wilayah Zona Timur, Ribka Haluk, ke Provinsi Maluku, Kamis (4/6/26).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah sekaligus memantau pelaksanaan program pembangunan yang sedang berjalan di Maluku.

Ribka Haluk disambut Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, serta para bupati dan wali kota se-Maluku yang mengikuti pertemuan secara langsung maupun melalui konferensi virtual.

Dalam kesempatan itu, Hendrik memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah yang menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Maluku pada 2025 tercatat sebesar 5,44 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada angka 5,34 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan di Maluku juga mengalami penurunan dari 15,78 persen pada 2024 menjadi 15,25 persen pada 2025. Menurut Hendrik, capaian tersebut menjadi hasil dari berbagai program pembangunan dan intervensi pemerintah yang dilakukan secara bertahap.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung pelaksanaan agenda pembangunan nasional. Dari 68 indikator Program Strategis Nasional yang menjadi target pemerintah pusat, Maluku telah merealisasikan 60 indikator atau sekitar 88 persen.

Berbagai capaian tersebut mencakup program pengentasan kemiskinan ekstrem, pembangunan rumah rakyat, penyaluran cadangan beras pemerintah, pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, program Makan Bergizi Gratis, peningkatan akses pendidikan, hingga pembentukan koperasi pada 1.235 desa dan kelurahan.

Dalam pertemuan itu, Hendrik turut meminta dukungan Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat sejumlah proyek strategis yang dinilai dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku. Proyek tersebut antara lain pembangunan Maluku Integrated Port sebagai bagian dari pengembangan Pelabuhan Ambon Terpadu, percepatan pengembangan Blok Masela, serta penyelesaian pembangunan Bendungan Wayapu.

Menanggapi paparan tersebut, Ribka Haluk menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Maluku dalam menjalankan berbagai program prioritas nasional. Menurut dia, pemerintah saat ini menaruh perhatian besar terhadap upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan Indeks Pembangunan Manusia.

Ribka menilai Maluku memiliki potensi besar di sektor maritim yang dapat menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Potensi perikanan, budidaya kelautan, hingga komoditas bernilai tinggi seperti mutiara dinilai perlu terus dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Sektor maritim Maluku memiliki keunggulan yang luar biasa. Potensi di atas laut maupun di bawah laut harus dikelola secara maksimal sehingga mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ribka.

Di sisi lain, ia menyoroti realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Maluku yang baru mencapai 11,46 persen dan tercatat sebagai yang terendah kedua secara nasional. Menurut dia, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena dapat mempengaruhi perputaran ekonomi daerah.

Ribka menegaskan Kementerian Dalam Negeri siap memberikan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat proses administrasi maupun pelaksanaan anggaran agar target pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

“Memasuki bulan Juni, realisasi anggaran harus terus dipacu. Kemendagri siap memberikan pendampingan penuh agar serapan anggaran berjalan optimal dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, pemerintah pusat berharap sinergi dengan pemerintah daerah semakin kuat dalam mempercepat pelaksanaan program strategis nasional, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta mengoptimalkan potensi maritim Maluku sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.*/TIA


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button