Maluku

Baksos 447 Sapu Lidi, Widya: Pedagang Kaki Lima Pilar Pertumbuhan Ekonomi

“Saya ini Inalatu Maluku, ibunya orang-orang Maluku. Jadi bapak/ibu semua jangan takut. Beta janji beta jaga ale untuk selamanya. Beta janji akan setia, untuk kalian semua,” tegasnya.

Widya menambahkan, “Saya rasa lagu ini sudah cukup ya pak Ketua Asosiasi dan ketua-ketua paguyuban. Selain bisa membangkitkan semangat dan menggambarkan kasih sayang saya terhadap bapak ibu pedagang semuanya, juga menjawab semua pertanyaan yang disampaikan,” kata Widya dengan penuh keharuan.

Moment baksos ini, sebut Widya, adalah moment yang sangat luar biasa.

“Saya sangat yakin pasti ada hal yang terbaik yang Allah SWT titipkan untuk kita semua . Yang penting satu pesan saya, tetap semangat, karena ibu bapak pedagang ini adalah pilar-pilar pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon, Provinsi Maluku,” ujarnya.

Menurut Widya, sudah sewajarnya kita semua menghargai para pedagang kaki lima. “Kalau tidak ada bapak ibu, sayur tidak ada, beras tidak ada, bawang tidak ada. Lalu kita mau makan apa,” ungkap Widya.

Oleh sebab itu, sekali lagi Widya mengingatkan, para pedagang kali lima ini adalah pejuang-pejuang, pahlawan-pahlawan yang perlu disuport dan didukung bersama.

“Mudah-mudahan tidak hanya hari ini kita bisa bersilaturahim. Insha Allah, kita bisa silaturahim lagi. Kita bisa makan-makan bersama, sambil duduk-duduk di pasar. Saya senang kok bersama seperti ini. Untuk itu, sekali lagi, terimakasih atas penyambutan dan segala hal yang membuat saya hari ini bahagia,” tuturnya.

Widya erharap, mudah-mudahan di moment ulang tahun Kota Ambon ini, menjadikan Kota Ambon makin sejahtera, damai, tentram, aman. “Katong baku gandeng, baku sayang untuk Maluku yang kita cintai,” tutupya.(*/TIA)

 


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button