Amboina

Wattimena : Kasus Penculikan Anak itu Hoax, Masyarakat Harus Hati-hati

potretmaluku.id – Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengatakan informasi penculikan anak di Ambon yang sempat viral dua hari kemarin ternyata hoax.

Kata Wattimena, masyarakat Ambon harus waspada dan berhati-hati dengan berita hoax yang belakangan ini menyebar di lingkungan masyarakat.

“Jadi kenapa kami tidak bereaksi?. Karena setelah kami cek, itu ternyata berita hoax, masyarakat harus berhati-hati,” kata Wattimena, Kamis (12/1/2023).

Dia menegaskan, ancaman terbesar yang dihadapi masyarakat saat ini adalah sutlitnya membedakan mana berita dan mana yang sifatnya informasi. Hal itu bisa menuai kegaduhan.

Menurutnya, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu melalui instansi-instansi yang memiliki keterkaitan dengan informasi tersebut, seperti pihak Kepolisian dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

“Terkuaknya berita hoax tentang penculikan tersebut diperoleh dari klarifikasi Kapolsek Baguala, AKP. Meity Jacobus melalui laman media sosial pribadinya,” tutur Wattimena.

Dalam postingan tersebut, Meity menjelaskan bahwa korban (CT) siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) Negeri 77 Passo itu pergi jalan-jalan bersama temannya dalam waktu yang lama. Namun karena takut dimarahi keluarga, CT lantas mengarang cerita seolah-olah mau diculik.

“Ini saya sampaikan supaya jangan membuat masyarakat merasa takut, khawatir dan resah terhadap anak-anak mereka. Namun tetap kita harus waspada dan mengawasi serta mengontrol anak-anak kita,” imbuhnya.

Dikabarkan sebelumnya, Untuk diketahui, nyaris terjadi penculikan anak dengan cara membius korbannya. Peristiwa tersebut menimpa siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) Negeri 77 Passo berinisial CT, namun berhasil digagalkan oleh sejumlah warga disekitar lokasi. (HAS)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button