Maluku

Transformasi Digital di Maluku: Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Efisien dan Transparan

potretmaluku.id – Dalam era digitalisasi yang terus berkembang, Provinsi Maluku berupaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik.

Sebagai langkah nyata, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menggelar pertemuan strategis dengan PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT. Telkom Indonesia Witel Maluku pada Jumat, 2 Mei 2025 lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Maluku dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Maluku serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku.

Program Digitalisasi untuk Maluku

Dalam pertemuan tersebut, pihak Telkomsel memaparkan sejumlah inisiatif digital yang dirancang untuk mendukung pembangunan di Maluku, antara lain:

  • Digitalisasi Sistem Informasi Daerah: Mengintegrasikan data dan layanan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan.
  • Paket Internet Khusus ASN: Memberikan akses internet terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
  • Akses Jaringan Internet Desa: Memperluas jangkauan internet hingga ke desa-desa.
  • Optimalisasi BUMDes: Mendukung pengelolaan Badan Usaha Milik Desa secara digital.
  • Transparansi Interaksi Publik: Mendorong keterbukaan dalam pelayanan publik.
  • Digitalisasi RT dan Sekolah: Meningkatkan akses digital di tingkat lokal dan lembaga pendidikan.
  • Digitalisasi Koperasi: Mempermudah pengelolaan koperasi melalui teknologi.
  • Kebijakan Berbasis Telco Insight: Menggunakan data telekomunikasi untuk mendukung pengambilan kebijakan.
  • Solusi Digital untuk Instansi Pemerintahan: Memberikan layanan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah.

Gubernur Maluku menyampaikan harapannya agar digitalisasi dapat membawa kemajuan signifikan bagi pendidikan di Maluku. “Sekolah-sekolah harus memiliki akses internet yang mudah agar kualitas pendidikan semakin meningkat,” ujar Gubernur.

Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi Maluku sebagai wilayah kepulauan, terutama terkait keberadaan daerah blankspot atau wilayah tanpa sinyal. Gubernur menggarisbawahi pentingnya pemerataan jaringan telekomunikasi untuk mengatasi kesenjangan ini.

Peran BUMN dalam Pembangunan Maluku

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Telkom Indonesia dan Telkomsel diharapkan dapat berperan sebagai agen pembangunan.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kedua perusahaan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan, khususnya dalam hal infrastruktur telekomunikasi.

Dengan kolaborasi ini, Maluku berupaya mewujudkan visi digitalisasi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button