Maluku Tenggara

Thaher Hanubun Dorong Produktivitas Nelayan Melalui Program Bantuan Perikanan

potretmaluku.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyalurkan bantuan berupa sarana penangkapan ikan dan budidaya rumput laut kepada nelayan kecil serta pembudidaya rumput laut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun di pelataran Kantor Bupati, Langgur, Sabtu, 31 Januari 2026.

Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian di wilayah pesisir.

Muhammad Thaher Hanubun mengatakan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu agenda utama pemerintahannya bersama Wakil Bupati pada periode 2025–2029. 

Menurut dia, pembangunan daerah diarahkan untuk mewujudkan Maluku Tenggara yang mandiri, cerdas, demokratis, dan berkeadilan.

“Maluku Tenggara Berkeadilan hanya dapat tercapai jika penduduk miskin mengalami penurunan, dan salah satu caranya adalah melalui program pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya rumput laut,” kata Thaher sebagaimana dikutip dalam rilis Diskominfo Maluku Tenggara yang diterima RRI Ambon, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan Kabupaten Maluku Tenggara memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang cukup besar, baik untuk jenis ikan pelagis maupun demersal. 

Selain itu, daerah tersebut memiliki kawasan potensial budidaya rumput laut seluas 8.662,23 hektare yang tersebar di 11 klaster.

Namun, menurut Thaher, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran daerah yang turut dirasakan oleh banyak pemerintah daerah di Indonesia.

“Walaupun anggaran daerah terbatas, kita harus tetap fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Program pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya rumput laut mulai dijalankan sejak 2025 melalui Dinas Perikanan. 

Program itu dirancang untuk memberikan pendampingan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Thaher berharap bantuan sarana yang disalurkan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan hasil tangkapan maupun produksi rumput laut. 

Ia juga mengingatkan para penerima agar tidak memperjualbelikan bantuan tersebut kepada pihak lain sehingga manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang menjadi sasaran.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button