Amboina

Perusahaan Swasta di Ambon Wajib Serap Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas

potretmaluku.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Disabilitas DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar bin Tahir menegaskan, perusahaan swasta di Kota Ambon harus memberikan ruang bagi kaum penyandang disabilitas.

Kata dia, hal itu telah tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016. Yang mana, dalam Undang-undang itu disebutkan bahwa perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

“Artinya, satu persen dari jumlah karyawan yang bekerja di perusahan harus diisi oleh mereka yang mengalami keterbatasan fisik. Ini sudah tercantum dalam aturan UU. Hanya saja belum diimplemenstasikan,” kata Saidna kepada wartawan, Rabu (21/12/2022).

Kata dia, jika nanti Kota Ambon telah memiliki payung hukum dalam hal ini Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, maka perusahaan di Ambon wajib memberlakukannya.

Sebab, tidak semua pekerjaan di sebuah perusahan harus membutuhkan fisik. Tentu ada juga yang membutuhkan ilmu pengetahuan yang, kemungkinan bisa diisi oleh para penyandang disabilitas ini.

“Saya kira penyandang disabilitas ini punya kemampuan berfikir yang bagus-bagus. Nah itu yang harus diperhatikan, sehingga tidak ada diskriminasi. Mereka bisa dipekerjakan,” terangnya.

Kata dia, para penyandang disabilitas pun membutuhkan biaya untuk makan sehari-hari. Jika 1.000 perusahaan yang ada di Ambon bisa menjalankan aturan tersebut, tentu para penyandang disabilitas bisa mendapatkan kehidupan yang layak selayaknya masyarakat lainnya.

“Kalau satu persen dari perusahaan memberikan ruang bagi mereka untuk bekerja, maka mereka juga bisa membiayai hidup mereka sendiri,” tandasnya. (HAS)

IKUTI BERITA LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Kue/Cookies Enak Berkualitas dari Inggrid Bakery & Pastry

Berita Serupa

Back to top button