Amboina

Peningkatan Kapasitas Guru di Maluku: Pelatihan Pendidikan Orang Basudara dan Pemulihan Psikologis Pascakonflik

Modul pendidikan orang basudara ini, kata Baihajar, diharapkan dapat menjadi panduan penting dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah.

Salah satu pendekatan menarik dalam kegiatan ini adalah metode “sungai kehidupan” yang difasilitasi oleh Sherly Saragih, Ketua RoCMHI dan dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Dalam sesi ini, para peserta diminta untuk menggambarkan “sungai kehidupan” mereka, yang melambangkan perjalanan hidup dengan segala tantangan dan ketangguhan yang dihadapi.

Metode ini tidak hanya membantu para guru untuk merefleksikan pengalaman pribadi mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa saling pengertian dan empati di antara peserta.

Mery, salah satu guru dari SMP Negeri 7 Maluku Tengah, menggambarkan betapa pentingnya sesi tersebut. “Setelah berbagi dalam kelompok, kami tahu bahwa jalan hidup manusia tidak pernah lurus. Kita penuh dengan ketangguhan, kita tahan uji, dan kita tetap mengalir seperti sungai,” ujarnya.

Sesi refleksi dan diskusi mengenai trauma, manajemen stres, serta dukungan sosial melengkapi kegiatan hari pertama. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya manajemen emosi dan dukungan sosial dalam proses pembelajaran.

Picture3

Sherly Saragih juga menekankan, bahwa pemahaman tentang trauma dan stres ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih suportif dan inklusif.

Pada hari kedua dan ketiga, kegiatan berfokus pada penguatan kapasitas guru. Dalam sesi ini, para peserta dilibatkan dalam diskusi interaktif mengenai peran penting mereka sebagai pendidik dalam membentuk karakter siswa.

Pengembangan modul pendidikan damai yang dibahas selama kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi para guru dalam menyusun kurikulum yang lebih sensitif terhadap isu-isu sosial.

Menurut penyelenggara, pengembangan modul ini juga mencakup aspek pencegahan kekerasan, peningkatan hubungan antarindividu, serta peran gender yang seimbang di dalam kelas.

Modul pendidikan orang basudara ini dirancang untuk tidak hanya memberikan pengetahuan akademis, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.

Baihajar Tualeka juga menegaskan bahwa pentingnya pelatihan ini adalah memberikan guru kemampuan untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3Next page

Berita Serupa

Back to top button