Ma Ida Sa, Kue Klasik Ambon yang Menginspirasi dari Dapur Seorang Mama
Kue Klasik dengan Cita Rasa Otentik
Alfa ingin Ma Ida Sa tetap mempertahankan identitasnya sebagai penyedia kue klasik dengan cita rasa autentik khas Ambon. Ada banyak pilihan kue yang mereka jual, seperti kue sus, kue madona, fruit pie, brownies, dan puding.
“Semua resep mama olah dan kembangkan sendiri. Itulah yang bikin Ma Ida Sa punya ciri khas,” tambah Alfa.
Namun, ada tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas kue. Resep-resep tersebut masih tersimpan di kepala sang mama dan belum terdokumentasi dengan rapi.
“Kedepannya, beta pengen semua resep ditulis rapi dan detail. Biar lebih mudah diwariskan,” harap Alfa.

Favorit Pelanggan: Fruit Pie yang Beda dari yang Lain
Dari semua varian kue, Fruit Pie menjadi primadona di Ma Ida Sa. Apa yang membuatnya istimewa?
“Fla-nya beda karena pakai Vanilla Custard dengan sedikit tambahan rhum. Itu yang bikin fla kami punya cita rasa khas,” jelas Alfa.
Tapi tenang saja, buat yang nggak ingin fla beraroma rhum, mereka bisa menyediakan versi tanpa rhum.
“Buahnya juga selalu segar. Katong (kami) beli di supermarket dan pilih yang paling bagus. Seng (nggak) pernah pakai buah kalengan karena kandungan gulanya tinggi dan kurang segar,” tambahnya.

Tantangan dan Harapan Ma Ida Sa
Tantangan terbesar saat ini adalah kapasitas produksi yang masih terbatas karena Ma Ida masih baking sendiri.
“Kalau pesanan sudah banyak, katong pasti closed order karena takut nggak sanggup. Sekarang sih seminggu dua kali open order, dulu lebih fleksibel tergantung pesanan besar dari orang,” jelas Alfa.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



