Dinkes Maluku Gelar Lokakarya Management Vaksin Efektif di Buru
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Unicef Provinsi Maluku Elda Lunera Hutapea berharap, melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan secara berjenjang, semua pengelolaan vaksin sudah bisa berjalan dengan baik melalui satu pintu yaitu di Farmasi.
Sedangkan Kepala BAPPEDA Buru Najib Hentihu, saat membuka kegiatan ini, menyebutkan bahwa kesehatan adalah kunci menuju kebahagiaan.
“Dalam pembangunan kesehatan maka pemerintah bekerja keras untuk memberikan pembekalan dan pemahaman, seperti kegiatan yang difasilitasi oleh LAPPAN dengan dukungan UNICEF bekerjasama serta Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Kabupaten Buru dan Kabupaten Bursel,” ujarnya.
Menurut dia, program kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi semua.
Sementara perwakilan BAPPEDA Provinsi Maluku Astri Julia Huwae S.Sos, M.Si, saat penutupa acara ini, berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaat sebagai bahan pembelajaran peserta yang nantinya diterapkan padaa instansi masing-masing.
“Untuk itu. Semoga ilmu yang di berikan slama kegiatan 3 hari ini bermanfaat bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk kesejahtraan banyak orang,” ujarnya.
Adapun Rencana Tindak Lanjut dari kegiatan lokakarya EVM yang telah disepakati bersama yakni :
- Petugas Pengelola Vaksin melakukan penerimaan dan Distribusi vaksin harus sesuai dengan SOP
- Pemantauan suhu & pencatatan suhu Harus dilakukan tiap jam 08.00 pagi & 14.00 siang
- Penyediaan alat pemantau suhu oleh Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kepala Puskesmas
- Petugas Pengelola vaksin (Jurim dan Famasi) melakukan Pemeliharaan dan perawatan rantai vaksin.
- Petugas Pengelolaan vaksin bekerja sama dengan Petugas Kesling untuk melakukan Pengelolaan Limbah (jurim dan kesling)
- Perlu ditambahkan tenaga pengelola vaksin di Puskesmas
- Mengusulkan Pengadaan AC untuk ruang penyimpanan vaksin
- Pengambilan vaksin di Kabupaten. dilakukan oleh petugas puskesmas dan di ACC oleh petugas farmasi.
- Memulai proses perpindahan managemen vaksin kepada bidang
- Dinas kesehatan kabupaten buru dan dinas kesehatan kabupaten buru selatan menyurati ke puskesmas untuk di buatkan SK kepada bidang farmasi sebagai penggelola vaksin.(*/ASH)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



