Maluku

Wakil Gubernur Maluku Gelar Jamuan Kehormatan untuk Peserta Sidang Sinode GPM

potretmaluku.id — Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mengundang seluruh peserta Sidang Sinode ke-39 Gereja Protestan Maluku (GPM) dalam jamuan makan malam kehormatan di kediaman resminya, kawasan Karang Panjang, Ambon, Selasa malam, 21 Oktober 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh peserta sidang dari Maluku dan Maluku Utara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua Majelis Ulama Indonesia Maluku, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku.

Jamuan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi terhadap pelaksanaan sidang GPM yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Vanath menegaskan bahwa kegiatan itu menjadi wujud komitmen pemerintah untuk terus menyebarkan pesan damai di tengah masyarakat. “Kita tidak boleh bosan menyampaikan pesan kedamaian kepada seluruh warga Maluku,” ujar Vanath.

Ia juga menyinggung kondisi perekonomian Maluku yang masih menghadapi tantangan besar sejak awal pemerintahannya bersama Gubernur Hendrik Lewerissa.

Menurut Vanath, keuangan daerah masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. “Tahun depan kita diperkirakan mengalami defisit anggaran sekitar Rp370 miliar,” katanya.

Dalam situasi tersebut, pemerintah akan menggerakkan sektor swasta sebagai salah satu langkah strategis untuk menopang pembangunan daerah.

“Kita tidak punya pilihan lain selain memperkuat kemitraan dengan sektor swasta agar perekonomian tetap berjalan,” tutur Vanath.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuka agama yang terus mendoakan keberhasilan pemerintahan Maluku. Vanath secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua Sinode GPM, Pdt. Tomas Elifas Maspaitella, yang disebutnya memiliki peran penting dalam perjalanan politiknya.

“Beliau adalah guru saya sejak 2004, bahkan mengajarkan saya berpidato saat mencalonkan diri sebagai bupati,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Vanath meminta dukungan penuh dari keluarga besar Sinode GPM agar pemerintahan Maluku tetap solid dan mampu menghadapi berbagai persoalan daerah.

“Kami berdua sedang berjibaku menghadapi banyak tantangan. Dukungan gereja sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan makan malam bersama seluruh peserta Sidang Sinode GPM ke-39.(TIA)


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button