Maluku Tenggara

95 Bidan Maluku Tenggara Rampungkan Pendidikan Profesi, Siap Bertugas di Wilayah Terpencil

potretmaluku.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memperkuat pelayanan kesehatan dasar kembali mendapat dorongan baru. Sebanyak 95 bidan yang dikirim untuk mengikuti pendidikan profesi kini resmi diwisuda dan siap ditempatkan kembali di ohoi-ohoi terpencil.

Ini wujud dari upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama di wilayah Terpencil, Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). 

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah kerja sama pendidikan dengan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Makassar.

Dari kerja sama itu, 95 bidan asal Maluku Tenggara merampungkan pendidikan profesi dan resmi diwisuda pada Selasa, 2 Desember 2025. Mereka akan kembali bertugas di desa masing-masing dengan kompetensi klinis dan manajerial yang telah diperbarui.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga bidan menjadi kunci dalam memperbaiki pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama di pulau-pulau kecil. 

“Penurunan angka stunting, penanganan gizi buruk, konsultasi laktasi, hingga pemantauan tumbuh kembang kini bisa dilakukan dengan pendekatan yang lebih ilmiah,” ujarnya.

Menurut Thaher, kondisi geografis Malra yang terdiri atas gugusan pulau-pulau kecil membuat kehadiran bidan profesional sangat vital. 

Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan ibu hamil, bayi, dan balita memperoleh layanan kesehatan yang konsisten meski berada jauh dari fasilitas utama.

Ia menambahkan bahwa para bidan tidak hanya mendapatkan peningkatan keterampilan klinis, tetapi juga dibekali kemampuan pengambilan keputusan dalam kegawatdaruratan obstetri serta pendampingan keluarga. “Ini bukan sekadar pencapaian pribadi para bidan, tetapi investasi jangka panjang bagi daerah,” kata Thaher.

Pemerintah daerah sebelumnya mengalokasikan dana APBD untuk mendukung pendidikan lanjutan para bidan. Thaher berharap kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Makassar dapat terus berlanjut dan diperluas bagi tenaga kesehatan lainnya.

“Dengan kesinambungan program ini, kami optimistis layanan kesehatan di Pulau Kei Kecil dan Pulau Kei Besar semakin merata dan bermutu,” ujarnya.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button