CitizenAmboinaMusik

Untuk EMOLA dengan Lagu yang Berjudul “Ale Itu Lonte”

SUARA WARGANET

Untuk EMOLA dengan lagu yang berjudul “Ale Itu Lonte”. Apa yang sedang Ale cari dengan lagu seperti ini?

“Beta baru kenalan dengan satu wanita yang paling manis kelihatannya sopan dan juga romantis buat Beta jadi terpesona. Dalam hati berkata semoga dia jadi Beta pung jodoh. Lembut bicaranya buat Beta su rasa nyaman dengan dia.
Tapi..
Tanpa sengaja Beta lia Ale tengah malam ada di pinggir jalan, dari situ Beta baru tau ternyata kalau Ale itu L*nte
Nona Beta su kira Ale itu cewek bae-bae sampe beta su carita par mama di rumah Ale paleng Bae.
Tapi… Ale tu L*nte mulu parlente munafik nona paleng munafik paskali. Atas tatutup tapi bawah tabuka, untung saja Beta belum berbuat dosa Deng Ale”

Di atas beberapa penggalan lirik lagu dari yang bersangkutan. Beta sudah pastikan liriknya seperti itu. Beta mencatat baik-baik setiap kata sebelum postingannya di private !

Geram, marah !!!
Rasanya seng pantas bangga dengan karya seperti ini. Eh sabar, apakah ini dapat disebut karya? Entahlah, Rasanya berat sekali kalau semacam ini disebut karya.

Musikalitas tanpa moralitas tentu adalah suatu ketidakbermanfaatan, sia-sia !!!

Lagu yang diunggah 6 hari lalu di kanal YouTube, yang bersangkutan juga turut membubuhkan hastag #laguambon .

Eits, jangan sembarang! Ambon City of Music adalah kebanggaan untuk masyarakat kota Ambon. Tentunya yang diharapkan adalah musik yang diciptakan dengan smart, brilliant dan edukatif. Musik yang dapat dipakai sebagai transfusi nilai-nilai moral dan etika kepada masyarakat. Musik yang menghargai harkat dan martabat manusia, musik yang harmonis dan humanis, sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh para musisi senior MALUKU sejauh ini.

Perhatikan penggalan lirik di atas.☝️
*Wanita yang baru dikenal — tanpa sengaja terlihat tengah malam di pinggir jalan —- ternyata ale tu L*nte — mulut parlente munafik paskali —- atas tatutup tapi bawah tabuka— untung saja Beta balom berbuat dosa deng ale*

Konsep apakah yang dibangun dari lagu seperti ini? Mengutarakan isi hatikah? Curhat pengalaman pribadi kah atau apa?

Apapaun alasannya lagu ini dibuat dan siapapun yg menjadi sasaran, atas dasar apa wanita yang baru dikenal, tak sengaja terlihat sedang berdiri di pinggir jalan tengah malam kemudian di sebut L*nte dan dengan bangga dijadikan sebuah lagu?

Banyak pekerja Perempuan yang pulang larut malam, hanya karena harus bertarung seharian mencari nafkah untuk turut menghidupi kehidupan mereka dan keluarga.

Apakah juga ketika melihat mereka berdiri di sisi jalan tengah malam tanpa mengetahui benar-benar apa yang terjadi di situ lalu dapat dicap sebagai L*nte ?

Dibilang atas tatutup bawah tabuka, munafik dan mulu parlente??
“Untung beta belum berbuat dosa deng ale” maksud anda dengan lirik yg ini juga apa? Asatagaaa. Cikala 12 dengan cara berpikir seperti itu. Apalagi anda baru mengenal mereka, belum lama. Ckckck. Miris sekali rasanya jika hanya ingin popularitas tanpa melihat moralitas.

Sangat seksis dan minim perspektif gender, diskriminatif dan merendahkan harkat dan martabat perempuan pula👎
Hati-hati, mungkin apa yang anda publish bisa termasuk kategori Kekerasan Gender Berbasis Online.
Ayolah… Mari buat karya yang lebih humanis dan beretika. Mari bahu membahu bangun citra Ambon City of Music yang lebih elegan, edukatif tanpa diskriminasi gender dan merendahkan. Beta yakin Ale tidak akan mati gaya dengan karya yang lebih bernilai moral dan rasa kemanusiaan.

Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi !!!

#dukungmusisihumanis
#musikalitasbermoralitas
#tolakkaryadiskriminatif
#tolakkaryaseksis

 

Katrin Wokanubun


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Kue/Cookies Enak Berkualitas dari Inggrid Bakery & Pastry

Berita Serupa

Back to top button