Tragedi Speedboat Dua Nona di Manipa SBB: 8 Korban Jiwa, Ini Kronologinya
Kapolsek Mangare mengonfirmasi bahwa para korban yang meninggal dunia telah dikembalikan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Sementara itu, pengemudi speedboat telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Korban Meninggal Dunia
Berikut adalah identitas delapan korban yang meninggal dunia:
- Adrianto (47), Desa Tahalupu
- Fadlia Kadila (8), Desa Tahalupu
- Ade Ika Yulianti, Dusun Labuang Timur
- Nurul Alamsyah, Dusun Labuang Timur
- Naima Wance (65), Dusun Pilar
- Suryanti (38), Dusun Pilar
- Fatin (11), Dusun Pilar
- Putri (12), Dusun Pilar
Korban Selamat
Sebanyak 20 orang berhasil selamat dari kecelakaan ini. Berikut daftar nama korban selamat:
- Serka La Hariyanto (Babinsa Desa Luhutuban)
- Lom Umagap, Desa Tahalupu
- Alham Lesilawang, Desa Tahalupu
- Junaid Lesilawang, Desa Tahalupu
- Warnia, Desa Tahalupu
- Warantia, Desa Tahalupu
- Al, Desa Tahalupu
- Pardin, Dusun Labuang Timur
- Arjun, Dusun Labuang Timur
- Bambang, Dusun Labuang Timur
- Moa, Dusun Labuang Timur
- Sarida Wance, Dusun Pasir Putih
- Fitriani Morgan Wance, Dusun Pasir Putih
- Riyan Galela, Dusun Pasir Putih
- Sahrul Galela, Dusun Pasir Putih
- Sudin Wally, Dusun Pasir Putih
- Dini Wally, Dusun Pasir Putih
- Sinem Wance, Dusun Pasir Putih
- Ikbal Makatita (juragan speedboat)
- Safril Duwila (anak buah kapal)
Tindak Lanjut dan Penyelidikan
Saat ini, pengemudi speedboat berada dalam pengawasan pihak Polsek Waisala untuk menjalani pemeriksaan. Kepolisian juga tengah menyelidiki faktor-faktor penyebab tenggelamnya speedboat, termasuk kemungkinan adanya kelebihan muatan atau kelalaian teknis lainnya.
Tragedi di perairan Manipa menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam perjalanan laut. Insiden ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pelajaran bagi operator transportasi laut untuk lebih memperhatikan standar keamanan.
Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dan upaya penyelamatan dapat terus ditingkatkan di wilayah-wilayah yang rawan kecelakaan laut.(*/TIA)



