Mosonipi KEMASAMA Pertama: Merajut Persatuan Matasiri Lintas Generasi

potretmaluku.id — Kesatuan Masyarakat Adat Matasiri (KEMASAMA) bersiap menggelar Mosonipi Pertama, forum musyawarah yang menjadi ruang berhimpun bagi Maningkamu Matasiri dari berbagai daerah dan negara. Kegiatan ini akan berlangsung Kamis, 30 Oktober 2025, mulai pukul 18.00 WIB di KEI Cafe, Menteng, Jakarta Pusat.
Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat eksistensi masyarakat adat Matasiri yang selama ini hidup terpencar di rantau. Selain pertemuan tatap muka, panitia menyediakan akses daring melalui Zoom agar partisipasi tetap terbuka seluas-luasnya.
Musyawarah akan membahas dan mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga sebagai fondasi organisasi, serta memilih formatur kepengurusan KEMASAMA untuk periode mendatang.
Acara juga dirangkai dengan diskusi buku Kepemimpinan Hatuhaha: Tinjauan dari Masa ke Masa yang menyoroti nilai kepemimpinan tradisi Hatuhaha sebagai warisan moral masyarakat adat.
Ketua Panitia, Rusdy Latuconsina, menegaskan bahwa agenda ini merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang pembentukan wadah bersama Matasiri.
“Deklarasi KEMASAMA telah dilakukan di Jakarta pada Mosonipi IPPMAP tahun 2017. Forum ini melanjutkan semangat itu, bukan sesuatu yang hadir tiba-tiba,” ujar Rusdy.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia, Muchsin Salampessy, menyebutkan bahwa Mosonipi dirancang inklusif agar semua suara dapat terdengar.
“Kita ingin setiap maningkamu mengambil bagian, baik hadir langsung maupun daring. Ini milik kita semua,” katanya.
Sejumlah tokoh Matasiri dijadwalkan hadir, termasuk Idja Latuconsina yang terbang dari Belanda khusus mengikuti agenda ini.
Melalui Mosonipi, KEMASAMA diharapkan berkembang menjadi wadah pemersatu masyarakat adat Matasiri, menjaga warisan budaya dan sejarah, sekaligus memperkuat solidaritas untuk berkontribusi bagi bangsa.(*/TIA)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



