MalukuOlahraga

Menu Makan Atlit Kontingen Maluku untuk PON XX Papua Kembali Jadi Perhatian DPRD

potretmaluku.com – Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang akan berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2021 mendatang, Komisi III DPRD Provinsi Maluku memanggil pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Maluku, dalam rapat terkait persiapan Kontingen PON Maluku dan persiapan para Atlit untuk berlaga di ajang 4 tahunan tersebut.

Beberapa permasalahan lainnya juga ikut dibahas terutama terkait dengan para atlit, pelatih, juga pendamping dan Satgas KONI, termasuk soal menu makan para atlit. Rapat berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD Maluku, di Ambon, Senin (23/08/2021), dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Samson Atapary.

Dalam rapat tersebut, Samson mempertanyakan beberapa masalah, salah satunya adalah menu makan para alit yang sementara melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) di Wisma Atlit Karang Panjang (Karpan) Ambon, di mana dari laporan atlit mereka masih mengeluhkan menu makanan yang mereka makan setiap hari.

“Menunya itu-itu saja tiap hari. Dan mereka (para atlit) menjadi bosan dengan menu tersebut, seperti ikan, hampir tiap saat makan ikan cakalang,” beber Samson.

Dia juga menjelaskan bahwa, dirinya setiap saat selalu berolahraga di Lapangan Sepakbola Mandala Remaja Karpan, dan tiap saat selalu menanyakan ke para atlit yang berlatih dalam menghadapi PON XX Papua, terkait permasalahan yang dihadapi dalam pemusatan latihan, juga menu makanan.

“Saya pernah mengikuti (membuntuti) mereka dengan mobil. Mereka menuju salah satu rumah makan di Daerah Halong juga Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon untuk mencari makan. Saat saya tanya mereka, kenapa harus makan di luar? Jawab mereka, bosan dengan makanan di Wisma, tiap saat cuma itu saja,” papar Samson.

Menjawab apa yang di sampaikan Ketua Komisi IV itu, pihak KONI Maluku menjelaskan bahwa, menu makanan yang disiapkan sudah sesuai dengan standar. “Saat para atlit baru masuk Pelatda, kalori para atlit kami tes hanya 300, sekarang ini sudah 800. Itu berarti ada perbaikan dan peningkatan. Menu yang diberikan itu untuk menjaga berat badan,” ujar Ketua KONI Maluku Tonny Pariela.

Meski begitu, KONI tidak menyangkal terkait ikan yang dikeluhkan. “Saat ini memang ada kesulitan mendapatkan ikan yang lebih baik. Tapi kami juga memberikan ikan kakab merah, geropa, ayam, daging dan lainnya,” ungkapnya.(PM-06)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button