EkonomiMalukuMaluku Tenggara

Maluku Tenggara Siapkan 500 Unit Rumah Subsidi Lewat Program KPR FLPP

potretmaluku.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyiapkan pembangunan 500 unit rumah subsidi melalui program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak dan terjangkau.

Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam mengatakan rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga dan kesehatan masyarakat.

“Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pondasi utama dalam membangun ketahanan keluarga dan kesehatan masyarakat yang kita cintai saat ini,” kata Charlos saat sosialisasi program di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (19/5/26).

Menurut dia, penyediaan hunian layak dan terjangkau merupakan hak dasar masyarakat yang perlu diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah, perbankan, dan pengembang perumahan.

Ia menilai kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan secara bersama.

“KPR FLPP hadir sebagai solusi konkret dari pemerintah pusat yang disinergikan dengan pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk TNI, Polri, serta masyarakat umum yang memenuhi kriteria agar dapat memiliki rumah dengan suku bunga ringan,” ujarnya.

Rahantoknam mengatakan skema pembiayaan dengan uang muka yang terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan keluarga muda, untuk memiliki rumah sendiri.

“Uang muka yang terjangkau dan kualitas bangunan yang tetap memenuhi standar kelayakan harus menjawab pertimbangan masyarakat untuk memiliki rumah sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengembang agar menjaga kualitas pembangunan rumah subsidi, termasuk penyediaan fasilitas penunjang seperti sanitasi, air bersih, akses jalan, dan jaringan listrik.

“Subsidi tidak boleh dibangun dengan kualitas asal-asalan. Berikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah meminta pihak perbankan mempercepat proses verifikasi dan penyaluran kredit agar program tersebut segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku Tenggara Afan Ifat mengatakan daerah itu memperoleh kuota 500 unit rumah subsidi, jumlah yang dinilai cukup besar dibanding daerah lain di Provinsi Maluku.

Untuk mendukung program tersebut, pengembang telah menyiapkan lahan seluas dua hektare di kawasan Ohoi Kolser menuju Namar.

Menurut Afan, kuota tersebut diperoleh setelah Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun meminta perhatian khusus kepada Pemerintah Provinsi Maluku saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Jumlah ini sangat besar dibanding kabupaten/kota lain di Maluku. Ini peluang besar untuk menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni dan kawasan kumuh,” katanya.*


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button