Maluku UtaraPendapat

HUT ke-23 Halmahera Selatan: Merawat Harapan, Menjaga Alam, Menata Masa Depan Saruma

Tantangan terbesar mereka tentu bukan sekadar menjalankan pemerintahan, melainkan memastikan bahwa pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang tersebar di ratusan pulau dan desa.

Konteks geografis menggambarkan bahwa Halmahera Selatan bukan daerah yang mudah dikelola karena karakter wilayahnya yang kepulauan menuntut keadilan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah terluar.

Pertumbuhan Ekonomi yang Harus Menyentuh Rakyat

Halmahera Selatan memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa. Laut yang luas, potensi perikanan yang melimpah, lahan pertanian yang subur, serta destinasi wisata yang eksotis merupakan modal besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selama ini sektor perikanan, pertanian, perdagangan, dan jasa menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil, Halmahera Selatan memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis agro-maritim yang berkelanjutan.

Perlu disadari bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya diukur dari angka statistik. Pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang mampu mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperluas akses layanan kesehatan.

bapen idho
Penulis, Pdt. Fridolin R. Kwalomine.(Foto: Istimewa)

Pembangunan ekonomi harus hadir di pasar-pasar rakyat, di kampung nelayan, di kebun-kebun petani, dan di ruang-ruang usaha generasi muda. 

Karena itu, investasi yang masuk ke Halmahera Selatan harus ditempatkan sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi semata.

Dalam konteks ini, apresiasi patut diberikan kepada pemerintah daerah yang mengadakan Job Fair besar-besaran selama 3 hari (10-13 Juni).

Saruma: Rumah Bersama dalam Harmoni Sosial

Salah satu kekuatan terbesar Halmahera Selatan adalah keberagamannya. Daerah ini dihuni oleh berbagai suku, bahasa, agama, dan tradisi yang hidup berdampingan selama bertahun-tahun.

Falsafah “Saruma” bukan sekadar slogan daerah. Saruma adalah nilai hidup yang mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak, melainkan kesempatan untuk saling melengkapi.


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3 4Next page

Berita Serupa

Back to top button