
Pendekatan multi-stakeholder benar-benar dilakukan. Saya banyak membawa jejaring ke SDN Kosamja. Pertemanan dan semangat kerelawanan teman-teman patut mendapat apresiasi.
Bu Fahma energik juga sombere. Beliau memberikan pelayanan yang sangat baik kepada tamu-tamu yang diajak datang ke sekolahnya. Teman-teman dijamu begitu mereka tiba di sekolah. Mereka diajak ke kantin sekolah untuk mencicipi bassang atau menu yang dijual di kantin, sebelum kegiatan dilakukan.
Setelah kegiatan, teman-teman yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman kepada anak-anak diajak makan sop ubi di Lorong IPDN. Ini sop ubi legend. Mulai dari ayahnya, dia, dan anaknya jadi pelanggan sop ubi ini. Sudah tiga generasi!
Gencarnya publikasi kegiatan SDN Kosamja, bukan cuma menaikkan pamor sekolah itu, tapi juga saya. Bagaimana tidak. Koran, radio, televisi dan media online pernah memberitakan kegiatan-kegiatan SDN Kosamja.
Bahkan mobil OB van INews TV yang besar pernah mengadakan siaran langsung secara nasional dari sekolah. Dari Bu Fahma, saya mendengar beberapa teman kepala sekolahnya penasaran, siapa yang jadi mitranya dalam mengembangkan SRA, kala itu. Saya hanya tersenyun ketika mendengarnya hehehe.
Bu Fahma membranding sekolahnya dengan nama “Kosamja CARADE”. Carade dalam bahasa Makassar, artinya pintar atau pandai. Namun, CARADE di sini merupakan singkatan dari Cakap (melambangkan aspek kognitif), Agamais (melambangkan aspek spiritual), Ramah (melambangkan aspek afektif), Aktif (melambangkan aspek psikomotorik), Demokratis (melambangkan aspek sosial), dan Ekspresif (melambangkan aspek seni). Sekolah juga memperlihatkan tampilan yang mengusung budaya lokal, di mana pintu gerbangnya berupa lasugi dan nama sekolahnya menggunakan aksara Lontaraq.
Begitu Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) Kota Makassar mengadakan Innovation Major Awards (IMA) 2021, SDN Kosamja menyertakan inovasi KePo (Kenali Potensi) untuk diikutkan dalam lomba.
Inovasi yang dikembangkan sejak 2018 itu, mampu meraih Juara I, mengalahkan program inovasi yang dibuat oleh OPD (organisasi perangkat daerah).
Tahun 2022, SDN Kosamja lagi-lagi dinobatkan sebagai pemenang pertama lomba IMA. Kali ini, yang menang adalah inovasi TEMAN, akronim dari Tim Edukasi dan Mediasi Anak. TEMAN ini merupakan konsep manajemen konflik berbasis anak.
Keunggulan dari program yang diselaraskan dengan pendidikan karakter ini, karena menggunakan tiga aspek kegiatan: edukasi, mediasi, dokumentasi.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



