DEEP Indonesia: Solusi Biaya Politik Bukan Mengganti Pilkada Langsung
Kekhawatiran Terhadap Integritas Daerah dan Kontrol Publik
DEEP juga menyoroti beban moral dan legitimasi yang berbeda antara kepala daerah terpilih langsung dan dari DPRD.
Berdasarkan pemantauan terhadap isu krusial di daerah seperti penanganan bencana dan konflik sumber daya alam, kepala daerah yang dipilih langsung harus hadir di tengah rakyat.
Bila dipilih DPRD, kepala daerah berisiko menjadi petugas partai yang lebih khawatir dicopot oleh koalisi dewan ketimbang menanggapi keluhan rakyat yang menderita.
Selain itu, organisasi ini mencatat sentimen publik terhadap ide pilkada dipilih DPRD. Mengutip data pemantauan media yang dilakukan oleh Deep Intelligence Research, dari 27 Desember hingga 3 Januari 2025 pukul 20.00 WIB, terdapat 281 pemberitaan di media cetak, online, dan elektronik dengan sentimen positif 52 persen, netral 1 persen, dan negatif 47 persen.
Di media sosial seperti X, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok, percakapan didominasi sentimen netral dan negatif. Temuan ini menunjukkan dukungan elit partai yang berbanding terbalik dengan penolakan publik di ruang siber, menurut DEEP.
Penulis :
Editor :



