Amboina
Berisik Rindu

Oleh: Rusdin Tompo (Pegiat Literasi, dan Koordinator SATUPENA Sulawesi Selatan)
Rindu itu berisik
Ia tak diam dalam pendam
Ia memukul ingatan
Membuat kenangan nyeri belingsatan
Hingga kau berulang-ulang datang
Melepaskannya bukan sebagai kekalahan
Tetapi penyerahan diri yang teramat nyaman
Sebagaimana kau mengharap beledu pelukan
Pada seseorang yang hatimu berkelindan
Segenap perjalanan bersamanya tiada tergantikan.
Makassar, 11 Juni 2026
(Untuk Embong Salampessy)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



