Maluku

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Maluku, MEA dan TGPP Gelar Diskusi Bersama

potretmaluku.id – Dirut Maluku Energi Abadi (MEA) dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TGPP) menggelar diskusi bersama, untuk membahas metode yang dapat dilakukan guna peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maluku. Diskusi ini berlangsung di Lantai II Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maluku, Selasa (14/9/2021)

Dalam pemaparan Ketua TGPP, Hadi Basalamah mengatakan, berbagai peluang eksploitasi sumberdaya alam Maluku, dari berbagai sektor memiliki potensi besar karena dapat memberikan nilai tukar yang berbeda dari daerah lain.

Ia mencontohkan, Sektor perikanan dari segi aspek budidaya dan tangkap sebagai faktor penghela sektor lainnya. Hal ini penting, bila dipacu dengan memperhatikan kaidah keberlanjutan akan mendorong dinamika ekonomi regional yang tumbuh dengan baik.

Menurut Hadi, sektor perikanan merupakan sektor unggulan Maluku. Ini disebabkan, bidang eksploitasinya didorong dengan menerapkan standarisasi internasional. Bukan hanya itu, berbagai produknya juga akan menjadi primadona karena munculnya kepercayaan konsumen.

Hal ini kata Hadi, merupakan nilai produk yang lebih kuat dan memiliki branding khusus dimata konsumen.

“Jadi, hal ini bila berjalan normal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalankan tupoksinya dengan baik, pasti akan menambah pendapatan daerah,” tandasnya.

Selain itu, Dirut Maluku Energi Abadi (MEA) Musalam Latuconsina juga turut memberikan pandangan dari aspek pengelolaan potensi Migas di Maluku.

Musalam menjelaskan, berbagai peluang pemanfaatan potensi hasil eksplorasi yang siap dieksploitasi dan akan mendorong usaha hulu hilir dari Perumda MEA, hal ini akan di mulai dari upaya pengembangan di blok Migas Bula maupun non Bula, yang sudah dieksplorasi lebih dari 10 tahun lalu.

“Penguatan lain yang dikembangkan dalam diskusi ini, terkait blok masela dalam rencana pengembangannya masih sesuai schedule, dimana rencana akan berproduksi pada tahun 2027 bila kondisi normal, mari bersama kita doakan berjalan normal. Itu artinya kita harus mengedukasi seluruh masyarakat kita untuk sabar dalam menikmati setiap hasil dari eksploitasi SDA kita,” kata Musalam.

Dia menambahkan, stakeholder Pemda wajib membantu pelaksanaannya sesuai tupoksi masing masing. Dimana, untuk jejang kontribusi PI 10%,hingga kini proses pengurusannya masih dilaksanakan.

Kepala Bapenda Maluku, Djalaludin Salampessy dalam diskusi tersebut berharap berbagai langkah yang dilakukan baik yang dijelaskan oleh dirut MEA Mauoun ketua TGPP, merupakan ide untuk penguatan dalam tema diskusi teknis yang akan dikembangkan dengan berbagai OPD.

Dimana, mulai dari dukungan pada sektor konsumsi, transportasi, jasa, penguatan SDM sampai pada upaya kerjasama. Langkah kongkritnya adalah mewujudkan kemampuan dalam bersinergi, berkolaborasi, komunikasi dan koordinasi sebagaimana perintah Gubernur Maluku, Murad Ismail untuk Maluku berdaulat atas Gugusan Kepulauan.(WEH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button