Maluku Tenggara

Dikukuhkan Jelang HUT RI, Paskibraka Maluku Tenggara Diminta Lawan Hoaks dan Provokasi

potretmaluku.id – Sebanyak 29 pelajar Kabupaten Maluku Tenggara dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Pengukuhan dilakukan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Jumat malam, 15 Agustus 2026.

Thaher meminta para anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan disiplin dan percaya diri. Menurut dia, tugas mengibarkan bendera Merah Putih sekaligus membawa nama sekolah, keluarga, dan Kabupaten Maluku Tenggara.

“Saat kalian melangkah di lapangan upacara, kalian membawa nama sekolah, nama daerah, serta kehormatan seluruh masyarakat Maluku Tenggara,” ujar Thaher.

Ia mengatakan pengukuhan tersebut merupakan tahap akhir sebelum para anggota menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan. 

Proses seleksi dan pelatihan sebelumnya tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, kekompakan, karakter, dan rasa tanggung jawab.

Thaher meminta anggota Paskibraka mempercayai hasil latihan yang telah dijalani dan mematuhi setiap komando saat bertugas.

Menurut dia, kekompakan dalam barisan memiliki makna lebih luas daripada sekadar teknis pengibaran bendera. Keseragaman langkah mencerminkan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.

Thaher mengingatkan tugas Paskibraka tidak berakhir setelah upacara 17 Agustus. Nilai yang diperoleh selama pendidikan dan pelatihan diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pertahankan disiplin, ketepatan waktu, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab. Tunjukkan bahwa anggota Paskibraka adalah teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta para anggota Paskibraka menjauhi narkoba, kekerasan, dan tindakan yang dapat merusak masa depan. Mereka diminta menghargai perbedaan dan menjaga persaudaraan.

Pesan itu disampaikan Thaher di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi. Menurut dia, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu perpecahan.

“Jadilah generasi yang kritis, santun, berintegritas, dan mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Thaher juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, pembina, panitia, unsur TNI-Polri, Purna Paskibraka, dan orang tua yang mendampingi para peserta selama proses persiapan.

Ia berharap para anggota Paskibraka tidak hanya menjalankan tugas dalam momentum kenegaraan, tetapi juga mampu menjadi teladan dan memberikan pengaruh positif di lingkungan masing-masing.

“Kibarkan Merah Putih dengan penuh kehormatan. Tegakkan kepala. Selamat bertugas. Kalian adalah putra-putri terbaik daerah ini, kebanggaan keluarga dan harapan masa depan bangsa,” kata Thaher.

Dalam prosesi pengukuhan, Bambang Hermanto bertugas sebagai perwira upacara. Adapun Sepnat Leklioy Tiwery, siswa kelas XI SMK Siwa Lima St. Joseph Langgur, menjadi pemimpin upacara sekaligus perwakilan dalam pemasangan Lencana Merah Putih Garuda, kendit, dan evolet teratai Paskibraka.

Sebanyak 29 anggota Paskibraka berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara. Pelaksanaan tugas mereka didukung tiga personel TNI, satu personel Polri yang bertugas sebagai Komandan Kompi Paskibraka, serta dua personel TNI Angkatan Laut.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button