Maluku Tenggara

Peringatan HUT ke-91 GPM Jadi Penguat Modal Toleransi di Maluku Tenggara

potretmaluku.id – Relasi kerukunan antarumat beragama di Kepulauan Kei kembali diteguhkan melalui pemanfaatan momentum keagamaan sebagai ruang perjumpaan lintas identitas.

Pesan toleransi tersebut mengemuka saat Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, melepas rombongan jalan santai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Jemaat GPM Anugerah, Sabtu, 5 September 2026.

Thaher menegaskan bahwa keragaman keyakinan di tengah masyarakat kepulauan merupakan modal sosial yang harus dirawat melalui sikap saling dukung antarkelompok.

“Kita berbeda dalam keyakinan, tetapi tetap bersatu dalam memberikan dukungan satu sama lain. Semoga kegiatan ini mempersatukan kita dalam hati, pikiran, dan wawasan,” kata Thaher di hadapan ribuan peserta.

Menurut Thaher, kegiatan publik yang melibatkan warga lintas latar belakang sosial menjadi sarana efektif dalam mencairkan potensi sekat eksklusivitas di akar rumput.

Ia menilai tradisi berkumpul dan berinteraksi secara terbuka perlu dihidupkan kembali secara berkala guna mengimbangi dinamika sosial yang kerap memicu ketegangan.

“Sudah lama saya tidak melihat antusiasme kegiatan bersama seperti ini. Perayaan hari besar gereja harus memberi dampak bagi penguatan persaudaraan warga secara luas,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menempatkan institusi keagamaan sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas wilayah kepulauan, khususnya dalam membina ketertiban masyarakat serta menopang program pembangunan daerah.

Setelah melepas peserta jalan santai di Langgur, Thaher beserta jajaran pimpinan daerah bertolak ke Pulau Kei Besar untuk melanjutkan agenda peninjauan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button