potretmaluku.id – Seorang jemaah haji asal Maluku yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 24 wafat di Makkah, Arab Saudi, menjelang jadwal pemulangan jemaah ke Tanah Air. Kabar duka tersebut disampaikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku pada Kamis (4/6/26).
Jemaah yang meninggal dunia adalah Hj. Darmi Hukom binti Abd Wahab Hukom, 73 tahun, anggota Kloter 24 Rombongan 9. Almarhumah wafat di King Faisal Hospital, Makkah, pada pukul 22.48 Waktu Arab Saudi.
Sebelum meninggal dunia, Hj. Darmi Hukom sempat mendapat penanganan medis dari petugas kesehatan haji. Namun karena kondisi kesehatannya memerlukan perawatan lebih lanjut, almarhumah dirujuk ke King Faisal Hospital hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam perawatan medis.
Menanggapi kabar tersebut, Gubernur Maluku sekaligus Koordinator Haji Daerah Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh masyarakat Maluku, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj. Darmi Hukom di Tanah Suci. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Hendrik.
Menurut dia, wafatnya almarhumah saat menunaikan ibadah haji menjadi duka bagi seluruh masyarakat Maluku. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Insha Allah, husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir dan batin serta kesabaran dalam menerima takdir Allah SWT,” ujarnya.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, Kasrul Selang. Ia menyatakan seluruh jajaran penyelenggara haji turut berduka atas berpulangnya salah satu jemaah asal Maluku di Tanah Suci.
“Kami keluarga besar PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj. Darmi Hukom. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan magfirah-Nya serta menempatkan almarhumah di tempat yang mulia di sisi-Nya,” kata Kasrul.
Menurut Kasrul, kepergian almarhumah tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh petugas dan penyelenggara haji yang selama ini mendampingi proses ibadah para jemaah asal Maluku.
“Duka ini bukan hanya duka keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi duka kita bersama. Kami turut merasakan kehilangan dan terus mendoakan agar almarhumah memperoleh husnul khatimah,” ujarnya.
Saat ini, PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi untuk memastikan seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman almarhumah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Tanah Suci.*/TIA
Penulis :
Editor :



