Amboina

Bodewin Tekankan 17 Program Prioritas Sebagai Acuan Penyusunan RPJMD Kota Ambon

potretmaluku.id – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena menekankan agar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon mengacu pada 17 program prioritas.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD Kota Ambon Tahan 2025-2029 yang berlangsung di Marina Hotel, Selasa (20/5/2025).

17 program prioritas yang dimaksud adalah :

1. Akses air bersih kepada masyarakat.

2. Pengelolaan persampahan dan penataan lingkungan.

3. Mengurangi kemacetan melalui pembangunan jalan alternatif, rekayasa lalu lintas dan penataan transportasi publik.

4. Perbaikan jalan, penataan pasar, penataan permukiman kumuh, perbaikan fasilitas umum maupun fasilitas publik lainnya yang ramah disabilitas.

5. Penyediaan lapangan kerja melalui kemudahan investasi, Pembangunan UMKM, bantuan modal usaha, serta kemudahan akses lapangan kerja bagi penyandang disabilitas.

6. Pelayanan publik yang mudah dan terjangkau melalui Mall Pelayanan Publik dan bebas pungli.

7. Membangun ekosistem ekonomi kreatif guna mendukung Ambon City of Music.

8. Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan yang berkualitas.

9. Peningkatan pendapatan daerah melalui intensifikasi sumber-sumber pendapatan.

10. Walikota Jumpa Rakyat sebagai wadah perjumpaan Masyarakat dengan Pemimpinnya.

11. Pengembangan konsep Pariwisata Terintegrasi.

12. Penataan Birokrasi yang kapabel, handal dan bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

13. Melanjutkan Pembangunan Ambon Smart City.

14. Penanggulangan kemiskinan melalui kegiatan pemberdayaan, hibah dan bansos.

15. Penguatan peran lembaga keagamaan, FKUB, serta pemberian insentif tuagama, penjaga gereja, penjaga masjid, penjaga pura, penjaga wihara, dan unsur lainnya sesuai kemampuan keuangan.

16. Penguatan peran pemuda dalam industri kreatif. Dan

17. Fasilitasi penguatan peran lembaga adat, ormas, OKP, LSM, forum anak, organisasi paguyuban dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

“RPJMD adalah dokumen strategis yang tidak hanya menjadi acuan teknokrasi, tetapi juga menjadi komitmen dari moral terhdap arah masa depan Kota Ambon,”jelas Bodewin kepada wartawan usai membuka forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD Kota Ambon.

Kata dia, Kota Ambon sudah mulai dengan penyusunan RPJMD secara teknokratis. Oleh sebab itu, forum konsultasi publik ini dilaksanakan supaya dapat menerima masukan dari berbagai elemen, baik masyarakat maupun akademisi dalam rangka penyempurnaan dokumen.

“Tadi saya tekankan bahwa visi misi 17 program prioritas itu menjadi acuan untuk kita semua supaya ini disusun dengan baik,”jelasnya.

Menurutnya, indikator-indikatornya sudah jelas, dan pencapaiannya nanti di satu tahun lewat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan juga di lima tahunan bisa diukur dengan baik.

“Kami berharap, dokumen RPJMD yang disusun hari ini dapat menjadi acuan bersama dalam menghadirkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Ambon,”tandas Bodewin. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button