Yayasan Gazira Maluku: Kekerasan Terhadap Anak Bawah Umur di Ambon Sangat Tinggi
potretmaluku.id – Pemerhati isu perempuan dan anak yang juga Direktur Yayasan Gasira Maluku Dr Elizabeth Ch Marantika, meminta aparat berwenang dapat lebih tegas lagi dalam penanganan masalah cyberbullying di Maluku.
Permintaan tersebut disampaikan Elizabeth saat berbicara pada dialog publik interaktif, membahas tentang terjadinya peningkatan kasus cyberbullying yang kerap menerpa perempuan dan anak di media sosial, yang digelar Kepolisian Daerah Maluku dan berlangsung di Kantor RRI Stasiun Ambon, Selasa (9/3/2021).
Pada kesempatan tersebut, perempuan yang akrab disapa Lies ini, menceritakan sebuah kasus, ketika seorang anak perempuan yang menjadi korban cyberbullying namun tidak mendapat keadilan.
“Bahkan akibat persoalan tersebut yang bersangkutan dikeluarkan dari sekolah karena dinilai membuat malu, padahal faktanya yang bersangkutan adalah korban,” ungkapnya.
Di sisi lain, kata Lies, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di kota Ambon sangat tinggi. Ia meminta pengawasan dari semua pihak terkait terhadap generasi muda, khususnya dalam penggunaan medsos.
“Jangan sampai kita terlalu menyayangi anak kita lalu kita memberikan sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi edukasi yang baik bagi mereka seperti memberikan smartphone yang canggih, sehingga dengan hanya satu sentuhan saja dia dapat mendatangkan dunia kapada dirinya tanpa ada kontrol,” pungkasnya.(PM-02)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



