Buru

Wanita Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Pantai Batuboy Namlea

potretmaluku.id – Seorang warga ditemukan tewas mengambang di Pantai Desa Batuboy, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (20/11/2021).

Sosok perempuan yang diketahui bernama Wa Ode Muo ini, dikenal sebagai petani warga Desa Pongo, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan baru saja datang ke Pulau Buru.

Almarhum Wa Ode Muo tinggal bersama kerabatnya di Dusun Tatanggo, Desa Batuboy, Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelumnya dua orang nelayan yang tidak diketahui namanya, berasal dari Desa Sanleko, adalah yang pertama kali menemukan mayat perempuan tersebut, ketika mereka mencari kepiting di tepian pantai kawasan pohon mangrove Desa Batuboy,

Melihat sosok mayat manusia tanpa busana mengambang di pantai, keduanya kemudian langsung memberikan kabar kepada warga setempat.

La Suhadi, warga Desa Batubooy yang saat itu berpapsan di bibir pantai, tidak jauh dari lokasi ditemukan mayat tersebut, mendapatkan info mayat perempuan tanpa busana yang ditemukan di bibir pantai,  di bawah pohon mangrove, sekitar pukul 09.30 WIT.

La Suhadi dan warga Sanleko lainnya, kembali untuk melihat sosok mayat tersebut dari kejauhan, dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan perangkat Desa Batuboy, yang lantas turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Bersama warga setempat, polisi kemudian mengangkat mayat tersebut dan dibawa menuju ke pelabuhan kecil, dekat tempat parkiran speed Polair, dengan menggunakan bodi milik warga setempat. Selanjutnya mayat dibawa menuju ke rumah duka di Dusun Tatanggo, Desa Namlea untuk segera dimakamkan.

Hingga berita ini dirilis, pihak berwajib yang dihubungi melalui sambungan telepon belum berhasil dikonfirmasi. Sementara informasi yang diterima potretmaluku.id menyebutkan, jika sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan korban hilang sejak sepekan di SPKT Polres Pulau Buru.

Penemuan mayat tersebut akhirnya menjawab laporan keluarga, yang sebelumnya melaporkan hilangnya anggota keluarga tersebut.

Polisi terkendala untuk menelusuri motif meninggalnya korban, karena pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum et repertum ataupun otopsi, dan sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian bahwa dan akan segera dimakamkan.(ARA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button