Pendapat

Umasugi Sosok Birokrat Pemikir Raih Doktor Ilmu Hukum

Ketiga, model dan sistem politik identitas, terdapat pergeseran paradigma yang terukur dari model politik identitas eksploitatif menuju model inklusif.

Pergeseran ini terlihat melalui analisis atas tiga momen pilkada, yaitu, DKI Jakarta 2017 sebagai puncak eksploitatif, Maluku Utara 2024 sebagai model inklusif yang berhasil dengan kemenangan Sherly Tjoanda Laos dan DKI Jakarta 2024 yang menunjukkan transisi nyata menuju politik berbasis program.

Aspek paling urgen dari disertasi Umasugi tersebut yakni, novelty (kebaruan). Meminjam pemikiran Baharuddin (2023) dan Noor (2021) bahwa, novelty merupakan akumulasi adanya satu atau beberapa unsur pembeda dalam sebuah riset.

Maka, penelitian akan menampakkan unsur novelty yang sangat kuat ketika ia berguna bagi kehidupan. Novelty juga dapat diartikan sebagai unsur orisinalitas yang bersifat baru dalam sebuah topik pembahasan.

Adapun novelty dari disertasi Umasugi yakni, dalam upaya membangun demokrasi yang inklusif, dan berkeadilan dalam pemilihan Kepala Daerah, gagasan utama yang perlu dikedepankan adalah model dan sistem norma yang mengatur politik identitas, yakni norma hukum yang akomodatif, responsif serta membatasi penyebaran konstruksi narasi distortif yang mengancam kohesi sosial dalam bingkai sistem demokrasi yang merangkul semua identitas politik dalam masyarakat yang plural.

*

Mengakhirinya mengutip qoutes Jean Baptiste Alphonse Karr (1808-1890), sastrawan Prancis, yang hits melalui karya : “Sous les Tilleuls” di tahun 1832 lampau bahwa, “Beberapa orang ribut tentang mawar yang memiliki duri. Aku bersukur duri memiliki mawar.”

Bukan tentang qoutes romantiknya, yang membalikan logika kita, melainkan kata bersukur menjadi fokus bahwa, karib saya Ifan Umasugi bersukur kepada Allah SWT, dimana kebanggan baginya dan keluarganya, bisa mencapai gelar doktor, suatu gelar tertinggi, yang tidak semua orang berkesempatan meraihnya. Proficiat kawanku, Dr. Achdjam Syahfan Umasugi, S.Sos, MA.(*)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3

Berita Serupa

Back to top button