Maluku

Sudah Ada Kesepakatan Sebelum Benhur Ditetapkan Jadi Ketua DPRD Maluku

Ketua DPD sendiri mengaku tidak keberatan soal kesepakatan yang telah dibangun bersama, sehingga DPP kemudian menetapkan Benhur sebagai Ketua DPRD Maluku pengganti Lucky.

“Saat dimintai pandangan, Ketua DPD PDIP pun tidak keberatan atas musyawarah kami. Sehingga tidak ada lagi tindaklanjut uji kelayakan dan kepatutan. Akhirnya DPP hanya mengesahkannya saja,” terangnya.

Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDIP Maluku itu mengaku kesepakatan itu dibangun tanpa desakan atau intervensi dari pihak lain. “Itu murni atas inisiatif bersama dengan Jemmy Pattiselano,” cetusnya.

Kata dia, kesepakatan itu dibangun atas beberapa pertimbangan. Selain untuk membangun soliditas di internal partai, Benhur juga merupakan politisi senior di PDIP daripada dia dan Jemmy. Dan secara struktural, Benhur adalah Sekretaris DPD PDIP Maluku.

Pertimbangan itu juga disepakati oleh Jemmy Pattiselano, bahwa Benhur selayaknya menjadi Ketua DPRD, agar ada soliditas di partai dan tidak ada faksi-faksi lagi di partai.

“Pak Jemmy juga menerima usulan itu, makanya saya sampaikan ke DPP,” tandasnya. (HAS)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button