potretmaluku.id – Pendaftaran Calon Kepala Daerah (Calkada) yang maju di Pilkada Serentak Tahun 2024 akan berakhir pada hari ini, Kamis (29/8/2024).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah membuka pendaftaran calkada sejak Selasa (27/8/2024) kemarin. Hingga pukul 14.30 WIT, KPU baru menerima pendaftaran dari tiga pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku.
Ketua KPU Provinsi Maluku, M. Shaddek Fuad mengatakan, batas pendaftaran calkada hari ini. Itu berlaku di semua daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, hingga pukul 23.59 WIT.
Kata dia, untuk pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, sejauh ini baru tiga paslon yang mendaftar. Soal ada penambahan dan tidak, KPU belum bisa memastikan apakah ada penambahan pendaftaran calon kandidat atau tidak.
“Karena ini hari terakhir pendaftaran, jadi sampai dengan pukul 23.59 WIT baru baru dapat di pastikan. Sampai sekarang belum ada konfirmasi dari kandidat yang lain, jadi sementara masih tiga paslon,” ujar Shaddek.
Tiga paslon yang telah resmi mendaftar yakni, pasangan Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath (HL-AV), Murad Ismail-Welem Wattimena, dan Jeffry Apoly Rahawarin – Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK).
Sementara itu, relawan dari bakal calon Gubernur Maluku, Said Latuconsina hingga kini masih setia menunggu informasi lanjut dari tim pemenangan.
Eks Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, Said Latuconsina yang dikabarkan tetap maju di Pilkada Maluku, hingga kini belum memenuhi dukungan partai politik untuk mendaftar di KPU sebagai calon Gubernur Maluku.
Pernyataan itu disampaikan para relawan, pendukung dan simpatisan yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku saat mengikuti rapat secara virtual yang dihadiri langsung oleh Said Latuconsina.
Meski belum memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU, namun mereka secara aklamasi menyatakan tetap setia berjuang dan siap menunggu arahan lebih lanjut dari Said Latuconsina.
Dalam rapat virtual tersebut, Said Latuconsina memberikan apresiasi kepada masyarakat Maluku, terkhusus para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, komunitas sosial, akademisi, media, pengurus partai dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam melewati setiap tahapan jelang pelaksanaan Pilkada Maluku.
“Upaya maksimal sudah dilaksanakan bersama tim untuk memenuhi kepercayaan dan harapan semua komponen, namun semua kembali kepada kehendak Tuhan. Mungkin Tuhan punya rencana lain,” ungkap Said.
Dia juga memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus rasa bangga kepada seluruh tim relawan yang tergabung dalam relawan bersatu, atas dedikasi dan pengorbanan dalam kebersamaan diberbagai kegiatan hingga memasuki tahapan pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
“Kita berangkat dari niat yang sama dan hati yang tulus, sederhana tetapi didambakan masyarakat Maluku yakni ingin membangun Maluku agar terus berkembang. Minimal setara dengan provinsi lain yang sudah lebih dulu maju,” katanya.
Said berharap, sumber daya alam yang melimpah bisa dikelola dan dinikmati serta menyejahterakan rakyat, sehingga anak Maluku bisa hidup nyaman di daerahnya sendiri, dan generasi berikutnya bisa hidup layaknya raja di provinsi bertajuk Negeri Raja-Raja.
Said juga berharap relawannya tetap berbesar hati. Maluku akan selalu membutuhkan orang-orang yang memiliki jiwa kemalukuan, punya empati dan cinta Maluku serta rela berkorban untuk membangun Maluku.
Dia menegaskan, kendati belum berhasil melanjut ketahap berikutnya, tetapi sudah banyak pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran berharga, dan terpenting adalah telah terpupuk tali persaudaraan dan kebersamaan diantara tim relawan.
“Mudah-mudahan menjadi modal untuk perjuangan di masa yang akan datang,” tegas Said.
Dia mengimbau seluruh relawan untuk selalu mengedepankan persaudaraan dan persatuan antar sesama anak negeri.
“Ciptakan suasana kondusif di Maluku agar pelaksanaan pilkada berjalan dengan aman dan lancar,” tandasnya. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



