Nasional

Perpustakaan Heka Leka Jakarta Terima Buku Cerita Anak Berbahasa Melayu Ambon dari Wai Ihu

potretmaluku.id – Perpustakaan Heka Leka yang berlokasi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2026, menerima sumbangan buku cerita anak dari Yayasan Wai Ihu.

Buku cerita yang diserahkan tersebut disajikan dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Ambon.

Founder Yayasan Heka Leka, Stanley Ferdinandus, menyambut baik dan mengapresiasi penyerahan buku tersebut.

Menurutnya, kehadiran 10 exemplar buku cerita tersebut menjadi momentum penting yang sejalan dengan komitmen perpustakaan dalam memperkaya koleksi literasi bertema kawasan Indonesia Timur, khususnya Maluku.

“Ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan sesuai dengan rencana kami, bahwa di Perpustakaan Heka Leka ada koleksi-koleksi buku tentang Maluku maupun daerah timur lainnya. Buku cerita yang dikemas dengan bahasa Ambon sehari-hari dan bahasa Indonesia ini diharapkan dapat menjadi inspirasi,” ujar Stanley.

Ia menambahkan, keberadaan literasi bertema Maluku di kawasan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap penamaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Kendati demikian, fasilitas perpustakaan ini tetap bersifat terbuka untuk umum dan menyajikan berbagai koleksi literasi secara inklusif.

Perpustakaan Heka Leka sendiri resmi menggunakan namanya sejak disahkan pada 20 September lalu dalam rangkaian Pesta Literasi.

Pengelolaan ruang literasi publik ini dilakukan melalui kolaborasi antara PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) selaku pengelola kawasan Taman Literasi dan Yayasan Heka Leka.

Melalui kolaborasi dan bertambahnya koleksi buku berkualitas, Perpustakaan Heka Leka diharapkan dapat menjadi ruang inspirasi serta sarana edukasi bagi masyarakat umum yang berkunjung ke kawasan Blok M.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Wai Ihu di Jakarta, Tiara Salampessy, menyampaikan adanya masukan serta rencana kolaborasi kegiatan bersama pihak perpustakaan di DKI Jakarta.

Tiara mengungkapkan bahwa pihak perpustakaan Heka Leka menyarankan agar Yayasan Wai Ihu dapat menggelar acara yang melibatkan anak-anak serta para orang tua. Kendati demikian, pelaksanaan kegiatan tersebut masih dalam tahap penyesuaian jadwal serta kesiapan sumber daya manusia di lapangan.

“Kemarin dari pihak perpustakaan menyarankan kalau bisa kapan-kapan bikin acara yang mengundang anak-anak dan orang tua. Namun, nanti dilihat waktunya dan siapa yang bisa mendampingi,” ujar Tiara.

Pada kesempatan tersebut, Tiara juga menginformasikan bahwa buku cerita anak berjudul Tikus yang dikemas berbahasa Indonesia dan melayu Ambon tersebut, juga dijual untuk umum.

“Hasil dari penjualan buku tersebut digunakan sebagai dana operasional pencetakan ulang buku-buku edukasi. Buku-buku yang telah dicetak tersebut selanjutnya bakal didistribusikan secara gratis ke perpustakaan-perpustakaan dan sekolah-sekolah yang membutuhkan di Maluku, khususnya di Pulau Ambon,” terangnya.

Bagi masyarakat atau pihak yang ingin berkontribusi, memesan buku, maupun menjalin kerja sama, dapat menghubungi Yayasan Wai Ihu melalui akun Instagram resmi @wai_ihu.(ASH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button