Maluku

Pengurus Yakarima Mosilou Maluku Dilantik: Sadali Ie Mendorong Kesatuan dan Kerukunan

potretmaluku.id – Pelantikan Pengurus Yakarima Mosilou Maluku untuk periode 2024-2029 yang dipimpin oleh Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, menandai momen penting di Maluku.

Dalam acara di Baileo Negeri Hutumuri, Sadali memberikan pesan tentang pentingnya memegang teguh nilai-nilai lokal dan menjaga kerukunan antar sesama.

Dalam sebuah acara yang penuh makna, Pengurus Yakarima Mosilou Maluku periode 2024-2029 resmi dilantik oleh Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, di Baileo Negeri Hutumuri pada Selasa (16/7/2024).

Pelantikan ini disaksikan oleh berbagai tokoh penting, termasuk Raja Negeri Tamilouw, Raja Negeri Hutumuri, dan Raja Negeri Siri Sori.

Sadali, dalam pidatonya, menegaskan pentingnya eksistensi Yakarima Mosilou modal sosial dalam pembangunan daerah ini. Ia meruj pada nilai-nilai lokal dan pesan leluhur orang Maluku sebagai fondasi bagi kebersamaan dan kemajuan bersama.

Sadali berharap untuk menjaga persatuan, kesatuan, kekeluargaan, dan solidaritas di antara warga Maluku, dengan menitikberatkan pada filosofi dan pesan moral yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal orang Maluku.

Dalam konteks ini, komunikasi, silaturahmi, dan kerjasama antar komunitas di Maluku menjadi kunci untuk mempertahankan harmoni dan hub baik di antara beragam suku dan etnis yang ada di daerah tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti Ketua DPRD Kota Ambon, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Perangkan Negeri Tamilou, Siri Sori, Hutumuri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Yakarima Mosilou, dan pihak lain yang memiliki peran penting dalam memajukan Maluku ke depan.

Dengan fokus pada nilai-nilai lokal, kerukunan, dan kerjasama lintas suku dan etnis, pengurus Yakarima Mosilou Maluku dipandang sebagai contoh paguyuban yang berpotensi menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat Maluku secara keseluruhan.

Melalui upaya bersama dan semangat pela gandung, diharapkan Maluku dapat terus berkembang sebagai wilayah yang aman, harmonis, dan progresif bagi semua penduduknya.

Dengan demikian, pelantikan ini tidak hanya menjadi simbol formalitas administratif, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kerjasama lintas budaya dan etnis di Maluku, serta mendorong kesatuan dan kerukunan sebagai fondasi bagi kemajuan bersama.(*/ASH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button