Nanaku: Membaca Bahasa Alam di Pesisir Maluku Tengah
Pengetahuan Lama di Tengah Iklim yang Berubah
Ia menatap laut dengan kerinduan yang dalam, namun ia tahu bahwa laut adalah kawan yang harus dihormati amarahnya.
Angin kencang dan ombak besar yang sering datang membuat laut menjadi ganas. Dia menyadari, kondisi tersebut tidak aman untuk perahunya. Itu kerap terjadi akhir-akhir tahun hingga masuk bulan Februari, kadang juga tidak menentu.
Dia tahu, bahwa keadaan laut yang sulit ditebak itu tidak aman bagi seorang nelayan, sehingga ia memutuskan untuk tidak mengambil risiko. Keputusan untuk ‘parkir’ bukan berarti menyerah, melainkan sebuah strategi bertahan hidup yang matang.
“Sekarang ini musim barat, jadi kita tidak bisa ke pantai. Kadang kalau pagi itu laut tenang, tapi kalau masuk waktu siang sudah mulai gelombang. Jadi kalau mau melaut, itu tidak bisa jauh-jauh,” kata Efradus sambil fokus menjahit jaring ikan.
Tangan tuanya dengan lincah memasukkan jarum kayu ke celah-celah jaring, memperbaiki setiap lubang yang sobek akibat batu karang atau tarikan ikan besar.

Dengan sabar, Efradus duduk sambil menjahit dan memperbaiki jaring/jala ikan yang rusak di depan rumahnya yang tak jauh dari bibir pantai. Dia telah melakukan ini selama bertahun-tahun.
Dia tahu bahwa perawatan yang baik akan membuat jaringnya lebih kuat dan efektif. Setiap simpul yang ia buat adalah doa agar musim segera berganti dan perahunya bisa kembali membelah buih.
Di bawah rimbun pohon kelapa dan ditiup angin sepoi, Efradus begitu menikmati, namun tetap fokus pada pekerjaannya. Dia berharap bisa segera melaut lagi, menangkap ikan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Pohon kelapa yang meliuk-liuk di atasnya juga menjadi penanda; jika daunnya mulai berdesis dengan nada tertentu, Efradus tahu badai hanya berjarak hitungan jam.
Tangan yang cekatan, Efradus berusaha menyelesaikan pekerjaannya, memeriksa jaringnya dengan teliti. Dia yakin bahwa beberapa hari cuaca akan membaik, dan akan kembali melaut. Dia tahu bahwa hidup sebagai nelayan tidak selalu mudah, tapi dia tidak pernah menyerah. Dia akan terus berjuang, demi keluarganya, demi kehidupan yang lebih baik.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



